Bupati Tabanan Kunjungi dan Motivasi Pelaku UMKM

Kamis, 04 April 2019 : 19.12
Bupati Ni Putu Eka Wiryastuti berfoto bersama Ni Made Rini Wahyuni, Pelaku UMKM pembuatan dupa wangi di Tabanan
TABANAN - Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti didampingi sejumlah pejabat terkait mengunjungi dan memberi motivasi khusus kepada dua pelaku UMKM yang ada di Kecamatan Tabanan, Tabanan, Bali, Kamis (4/4/2019).

Dua orang pelaku UMKM yang dikunjungi Bupati Tabanan secara khusus tersebut adalah Ni Made Rini Wahyuni pelaku usaha Dupa Wangi di Jl. Nuri BTN Surya Graha Lestari, Desa Dajan Peken dan Ni Nyoman Suwariani Pelaku Usaha Teh Beras, di Perum Palem Residence, Desa Gubug.

Kepada kedua pelaku usaha tersebut, Bupati Eka menyarankan agar selalu memperhatikan kemasan dan kualitas produk agar bisa menarik minat konsumen untuk membeli.

"Jangan membuat produk dari bahan-bahan yang membahayangan kesehatan konsumen dan dilarang pemerintah," katanya memotivasi.

Bupati Eka juga memberikan motivasi agar pelaku UMKM membuat produk yang bagus, produk yang berkualitas dan jangan hanya asal produk untuk meraup keuntungan.

Dituturkannya karena konsumen saat membeli produk mereka lihat kemasan dan lihat kualitas. Apabila kualitas terjaga maka konsumen akan datang dengan sendirinya untuk memilih produk tersebut.

Selain itu, Bupati Eka juga menyarankan agar selalu melakukan komunikasi dan koordinasi antara pelaku UMKM dan OPD terkait di lingkungan Prmkab Tabanan serta bekerjasama dengan BUMDa yang dimiliki Pemkab Tabanan.

“Buat produk dan cara pengemasan yang menarik. Bekerjasama dengan BUMDa dan OPD terkait, sehingga produk yang kita miliki bisa lebih maksimal di dalam pemasarannya. Apalagi BUMDa kita, yakni PD. Dharma Shantika telah bekerjasama dengan beberapa toko berjejaring dan toko modern yang ada di Wilayah Sarbagita," paparnya.

Menurut Bupati Eka, selain melakukan kerjasama dengan BUMDa dan OPD terkait di Lingkungan Pemkab Tabanan juga berpesan agar selalu giat memasarkan produk melalui media sosial sehingga pemasaran produk yang dimiliki lebih maksimal lagi.

Dan produk dikatakannya harus memiliki atau dilengkapi dengan Ijin sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Harus ada ijin sehingga lebih aman dan dapat dipercaya masyarakat umum. Dan untuk lebih amannya lagi, jangan pernah memakai bahan-bahan yang berbahaya bagi kesehatan di dalam produk yang dihasilkan,” imbuhnya.

Bupati juga berpesan agar pelaku UMKM membuat produk yang bagus, produk yang berkualitas dan jangan hanya asal produk untuk meraup keuntungan.

Dituturkannya karena konsumen saat membeli produk mereka lihat kemasan dan lihat kualitas. Apabila kualitas terjaga maka konsumen akan datang dengan sendirinya untuk memilih produk tersebut.

“Buat produk yang bagus dan berkualitas. Hidup itu harus berguna, dan selalu bersyukur. Ibarat menabung karma, apa pun pekerjaan dan usaha yang dilakukan kita harus menabung karma buat yang lainnya. Konsumen membeli produk karena kualitas produk terjaga bukan karena asal harga murah, jadi produk harus terjaga dan berkualitas,” tegasnya.

Terkait kunjungan Bupati Tabanan beserta sejumlah pejabat terkait tersebut, Ni Made Rini Wahyuni pelaku usaha pembuatan dupa wangi menyatakan rasa terima kasihnya.

“Ini merupakan kejutan besar buat saya karena tidak menduga hari ini dikunjungi Ibu Bupati. Terimakasih, semoga support dan motivasi dari Ibu Bupati bisa memacu semangat kami untuk lebih inovativ lagi dalam berusaha,” katanya berterus-terang. (gus)
Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi

Berita Terbaru