Buka Semarapura Festival, Cok Ace Harapkan Bangkitkan Pariwisata Klungkung

Minggu, 28 April 2019 : 21.21
Wagub Bali Cok Ace membuka Festival Semarapura ke-4 di depan Monumen Puputan Klungkung
Klungkung - Festival Semarapura ke-4 sebagai ajang membangkitkan kemabali pariwisata resmi dibuka Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) di depan Monumen Puputan Klungkung, Semarapura, Minggu (28/4/2019).

Sejumlah tokoh hadir seperti Bupati Klungkung I Nyomyan Suwirta beserta Ny. Rayu Astini Suwirta, Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta, Tokoh Penglingsir Puri Klungkung Ida Dalem Semarapura serta jajaran pejabat di pemerintah Kabupaten Klungkung,

Cok Ace mengharapkan festival ini dijadikan momentum untuk membangkitkan pariwisata Klungkung, apalagi, setelah erupsi Gunung Agung terjadi. “Festival ini diharapkan bisa mebangkitkan tradisi, seni dan budaya Klungkung serta membangkitkan pariwisata,” jelasnya.

Kegiatan ini dirangkaikan peringatan puputan Klungkung ke-112 dan ulang tahun Kabupaten Klungkung ke- 27, hendaknya dijadikan motivasi bagi pemerintah Daerah dan masyarakat untuk membangkitkan potensi daerah dan pembangunan daerah.

Klungkung berkembang menjadi daerah heterogen telah memiliki potensi seni yang sangat kaya dan perlu disebarkan hingga dunia manca negara. “Saya harapkan kegiatan ini bisa menampilkan secara optimal kreativitas seni dan budaya di daerah Klungkung hingga bisa dinikmati masyarakat luas,” imbuhnya.

Ia manambahkan upaya pelestarian seni dan budaya sudah sesuai dengan visi misi pembangunan Pemprov Bali yaiti Nangun Sat Kerti Loka Bali, sehingga dia harap semua komponen bisa turut lestarikan adat dan budaya demi keajegan Bali.

Guna kepentingan pariwisata, Cok Ace sangat mendukung keterlibatan UKM di seluruh Klungkung. Ia berharap melalui festival ini, UMKM bisa mendapat media untuk promosi yang tentu saja berimbas positif untuk ekonomi Klungkung.

Sebelumnya Bupati Suwirta menyatakan jika festival ini merupakan upaya promosi untuk UMKM dan pariwisata Klungkung.

“Saya harap semua pihak tidak menyangsikan uang yang telah kita keluarkan untuk promosi. Karena kesan uang banyak itu pasti kembali untuk kepentingan ekonomi Klungkung,” imbuhnya.

Ketua Panitia sekaligus Sekretaris Daerah Klungkung I Gede Putu Winastra mengatakan tema festival kali ini adalah Gema Santi, Gerakan Masyarakat Santun dan Inovatif.

Festiva dimeriahkan penampilan tarian Telak Jumpai, yang merupakan ciri khas Kabupaten Klungkung dengan ditarikan sekitar 2019 penari. Festval diisi dengan stan kuliner 51 stan, UMKM 51 stan serta sekitar 10 stan jobfair. Penyelenggaraan festival ini adalah dari tanggal 28 April - 2 Mei. (rhm)
Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi

Berita Terbaru