menu
search

BBMKG Wilayah III Denpasar Gelar Sekolah Lapang Nelayan

Senin, 29 April 2019 : 19.14
Para peserta Sekolah Lapang Nelayan berfoto bersama dengan para narasumber dari BMKG
BADUNG - Balai Besar Meteorolgi, Klimatologi dan Gofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar menggelar Sekola Lapang Nelayan (SLN) Provinsi Bali 2019 selama empat hari mulai 28 April - 1 Mei 2019 di Hotel Quest, Kuta, Badung, Bali.

Kepala Pusat Maritim BMKG Urip Haryoko, mewakili Deputi Bidang Meteorogi BMG sebelum membuka secara resmi SLN dalam sambutannya mengemukakan, SLN ini merupakan salah satu rencana aksi yang dilakukan BMKG untuk peninkatan pemahaman para nelayan dan penyuluh perikanan terkait tentang informasi iklim dan pemanfannya.

"Sehingga dapat mendukung kegiatan pemerintah dalam hal ketahanan pangan serta nawacita pembangunan di bidang mariitim atau kelautan karena produk informasi iklim bermanfaaat untuk mendukung berbagai kegiatan di sektor perikanan dan kelauatan," ujarnya saat membuka SLN di Hotel Quest, Senin (29/4/2019) pagi

Ditambahkan, kegiatan SLN ini diharapkan dapat menjadi media pertukaran pengetahuan, informasi, diskusi dan ajang berbagi pengalaman dari para narasumber, Penyuluh Perikanan dan stake holder terait.

"Gunakanlah kesempatan langka ini untuk menimba pengetahuan dan keterampilan untuk menujang keberhasilan program-program pemerintah," pesannya.

Sebelumnya Kepala BBMKG Wilayah III Denpasar Taufik Gunawan melaporkan, SLN yang mengusung thema "Tingkatkan Produktivitas dan Keselamatan Nelayan melalui Informasi Cuaca " ini diikuti oleh 25 peserta dari unsur Nelayan, Penyuluh Perikanan dan Badan Penanggulanagn Bencana Daerah (BPPD).

Menurut Taufik, tujuan diadakannya SLN ini di antaranya adalah untuk berbagi ilmu pengetahuan dari BMKG terkait pelayanan informasi meteorologi maritim, membagikan pengetahuan terkait iklim dan kemampuan atisipasi dampak gejala iklim ekstrim terhadap kegiatan perikanan.

"Selan itu juga untuk meningkatan desiminasi layanan informasi meteorologi maritim serta meberikan pemahaman infomasiiklim serta pemanafaatannya secar optimal untuk menunjang kebrhasilan pembangunan di sektor perikanan," paparnya.

Ditambahkan, para peserta selama mengikuti SLN selain menerima materi teoritis dan permainan di kelas juga praktek di lapangan.

Peserta juga diajak mengunjungi dan melihat langsung peralatan, sarana dan prasarana serta aktifitas Kantor BBMKG Wilayah III Denpasar di Badung dan Kantor Badan Riset danObservasi Laut (BROL) di Perancak, Jembrana.

Disebutkan, selama mengikuti SLN para peserta akan menerima materi di antaranya tentang Adaptasi dan mitigasi dampak cuaca estrim untuk perikanan tangkap, Informasi gempa bumi dan tsunami.

"Juga materi Peranan BMKG dalam memanfaatkan nformasi cuaca pada sektor perikanan, Diseminasi informasi cuaca maritim serta Identifikasi cuacaa dan iklim serta manfaatnya bagi perikanan," ujarnya. (gus)
Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi

Berita Terbaru

Lihat Semua