Aksi Sosial dan Lingkungan Warnai 55 Tahun Dharma Pertiwi di Bali

Selasa, 30 April 2019 : 20.30
Denpasar - Berbagai kegiatan sosial, budaya hingga peduli lingkungan digelar Kodam IX/Udayana dalam memperingati perayaan 55 tahun Dharma Pertiwi.

Organisasi Dharma Pertiwi merupakan gabungan dari organisasi Persit (TNI AD), Jalasenastri (TNI AL), dan PIA Ardhya Garini (TNI AU), yang secara historis disahkan pada tanggal 6 Maret 1972 dengan tujuan untuk meningkatkan peranan wanita Indonesia dalam mewujudkan masyarakat adil dan makmur.

Kehadiran organisasi ini, sekaligus memberikan semangat serta motivasi kepada suami dalam melaksanakan tugas dan kewajiban sebagai bagian dari kekuatan pertahanan maupun komponen pembangunan bangsa.

Dihari jadinya yang ke 55 tahun, Dharma Pertiwi Daerah J melaksanakan Puncak Acara HUT Dharma Pertiwi, mengusung tema "Dharma Pertiwi Berperan Aktif Dalam Mencerdaskan dan Mensejahterakan Keluarga TNI Serta Peduli Terhadap Kesehatan dan Pelestarian Lingkungan Hidup" yang digelar di Aula Udayana Makodam IX/Udayana, Selasa (30/4/2019).

Ketua Umum Dharma Pertiwi Ny. Hadi Tjahjanto dalam amanat dibacakan Ketua Dharma Pertiwi Daerah J Ny. Riza Benny Susianto, menyampaikan, Pengabdian Dharma Pertiwi sebagai istri prajurit TNI sangatlah berperan penting dalam pembangunan bangsa,

Selama lima puluh lima tahun, bukanlah waktu pendek. Selaku Ketua Umum Dharma Pertiwi, Ny Hadi mengucapkan selamat dan berbahagia kepada anggota Dharma Pertiwi.

"Peran Dharma Pertiwi sesuai dengan tema yang diusung, pada hakekatnya merupakan totalitas pengabdian kepada keluarga, organisasi maupun masyarakat," ucapnya.

Dharma Pertiwi telah melakukan berbagai aktivitas dan kegiatan sosial yang menyentuh langsung kehidupan prajurit dan keluarganya serta masyarakat.

Selain itu juga melaksanakan hal-hal positif terkait kecintaan dan pelestarian alam kepada lingkungan hidup, sehingga menjadi bukti nyata, benar-benar memberikan kontribusi positif dalam rangka mendukung tugas pokok TNI.

Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, selaku Pembina Dharma Pertiwi Daerah J pada sambutan dibacakan Asisten Teritorial Kasdam IX/Udayana Kolonel Inf I Kadek Subawa mengatakan, momen ini hendaknya dijadikan evaluasi dan refleksi diri.

"Sehingga dapat mengukur kelebihan dan kekurangan untuk pengabdian dimasa mendatang yang lebih optimal," ujar Benny. Ibu-ibu Dharma Pertiwi harus mampu memainkan beberapa peran, baik sebagai isteri prajurit, anggota organisasi, ibu rumah tangga, anggota masyarakat serta wanita karier.

Pangdam menekankan agar mereka menjalaninya secara seimbang guna menjadikan keluarga TNI yang cerdas dan sejahtera serta sekaligus peduli terhadap lingkungan.

Rangkaian kegiatan HUT ke 55 Dharma Pertiwi digelar berbagai kegiatan dibidang sosial dan kesehatan, seni dan budaya, serta pelestarian lingkungan hidup.

Kegiatan itu meliputu Gemar Menabung, Gemar Makan Ikan, Gemar Menanam Pohon, Kunjungan ke Pengusaha Wanita Inspiratif, Panen Telur, Gerakan Pilah Sampah Jadi Emas, Lomba Tari Bali Kontemporer, Donor Darah, Anjangsana di RSAD dan RS. Sanglah, Ziarah Rombongan, serta yang terakhir yakni Puncak Acara HUT ke 55 Dharma Pertiwi. (des)
Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi

Berita Terbaru