50 Gerai Bakso Boedjangan Hadir di 10 Kota se-Tanah Air

Rabu, 24 April 2019 : 17.06
Gerai Bakso Boedjangan ke- 50 di Karawang, Jawa Barat/foto: bakso boedjangan
Karawang - Mengusung konsep bakso gerobak dengan ragam bakso besarnya (Bakso Pedas, Bakso Urat, Bakso Wagyu, Bakso Mozarella, Bakso Goreng dan lainnya) kehadiran Bakso Boedjangan kian diterima masyarakat.

Sejak Januari 2015 di lebih dari 10 kota di Indonesia, Bakso Boedjangan kini menggebrak di Jalan Arteri Galuh MAS, Kavling XIII no. 2-3, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

Gerai Bakso Boedjangan ke-50 ini, sekaligus menandai konsistensi Bakso Boedjangan untuk selalu menghadirkan pengalaman bersantap yang aman, bersih, dan nyaman.

Bisnis kuliner ini, hadir dengan konsep prasmanan, yang pada kenyataannya memberikan keleluasaan bagi Abang None (sebutan untuk konsumen Bakso Boedjangan) untuk menentukan Bakso, Yamin, dan Mie Ayam Gerobak yang ingin dipesan.

Ditambah dengan berbagai makanan pendamping (siomay, pangsit rebus, batagor, dll), dan Es Durian kesepian yang selalu menjadi primadona bagi Abang None.

Bakso Boedjangan dengan kapasitas 140 kursi ini, hadir di Karawang, kota industri terbesar di Indonesia, sekaligus menjadi penanda brand lokal milik Cita Rasa Prima (CRP) Group (perusahaan lokal asal Jawa Barat) ini, untuk selalu mensejajarkan diri dengan brand-brand global.

Manager Media Relations Jelita Pramesti mengungkapkan, pemilihan lokasi sangat berdekatan dengan salah satu brand global yang berada di lokasi sama. Pihaknya ingin menghadirkan sistem prasmanan yang diadopsi dari brand global lainnya.

"Pemilihan Karawang sebagai tempat Bakso Boedjangan merupakan permintaan pelanggan yang sebagian besar disampaikan melalui media sosial kami," tutur Jelita dalam keterangan tertulisnya diterima Kabarnusa.com, Rabu (24/4/2019).

Suasana tempat yang bersih dan nyaman dihadirkan Bakso Boedjangan/foto: bakso boedjangan
Hadirnya gerai Bakso Boedjangan ke-50 ini, kata Jelita diharapkan bisa membuka lapangan kerja baru dan menjadi sumber pemasukan bagi daerah Karawang.

Ia menambahkan bahwa Bakso Boedjangan ke-50 ini mengusung konsep prasmanan. Konsep ini mulai Bakso Boedjangan kembangkan pada tahun 2018 dan sudah diterapkan di gerai-gerainya terbaru.

Cara prasmanan ini diharapkan dapat meningkatkan pengalaman dan kepuasan pelanggan karena memungkinkan pelanggan untuk memilih sendiri apa saja yang ingin ia nikmati dalam satu mangkok.

Selain itu, konsep pertama kali diterapkan di Bakso Boedjangan Bulungan, Jakarta ini juga dapat memangkas waktu antara pemesanan dan penyajian kepada pelanggan, sehingga pelanggan bisa langsung menikmati bakso.

Bakso Boedjangan merupakan satu dari beberapa brand di bawah naungan CRP Group. Sejak tahun 2015, Bakso Boedjangan terus mengembangkan pelayanannya dengan menghadirkan menu baru secara periodik, menerapkan konsep prasmanan, dan aktif melakukan promosi serta menyapa pencintanya melalui media sosial.

Pada tahun 2018, Bakso Boedjangan juga berhasil meraih penghargaan Marketing Leader Awards 2018 dalam kategori restoran bakso Indonesia. Peresmian cabang ke-50 ini membuat Keyakinan semakin semangat untuk hadir menemui pencinta bakso di kota-kota lain di Indonesia.

"Doakan kami, di tahun ini kami juga akan hadir di Manado, Jakarta, Surabaya, dan beberapa kota lainnya di Tanah Air,” demikian Jelita. (Des)
Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi

Berita Terbaru