Silaturahmi ke Istana Negara, Ulama Aceh Sampaikan Dukungan Pemilu Damai

Rabu, 06 Maret 2019 : 07.58
Ulama dan tokoh masyarakat Aceh bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Negara/biro pers setpres
Jakarta - Puluhan ulama Aceh menyatakan dukungan untuk menciptakan Pemilu damai dan sepakat untuk bersama-sama melawan informasi bohong hoaks yang mengancam persatuan umat.

Dukungan para ulama dan tokoh masyarakat asal Bumi Serambi Mekah itu disampaikan tokoh ulama H. Nuruzzahri Yahya (Waled Munir Nu) usai bersilaturahmi dengan Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Selasa, 5 Maret 2019.

Ada sekira 94 ulama dan tokoh masyarakat Aceh yang datang mengunjungi Presiden dalam acara tersebut termasuk tokoh Surya Paloh. "Kami silaturahmi dengan Pak Presiden. Pak Presiden sudah pernah ke Aceh berapa kali, maka kami ke sini," ujar Nuruzzahri Yahya.

Ulama yang , disapa Waled Nu, mengatakan, menjelang pesta demokrasi lima tahunan, pihaknya menyampaikan pesan kepada seluruh masyarakat, agar selalu berbicara benar dan tidak turut menyebarkan kabar bohong yang dapat memecah belah umat.

Ia juga berharap agar pemilihan presiden dan legislatif mendatang dapat dilalui dengan damai. "Hadapi pesta demokrasi ini dengan damai dan penuh pengertian. Berlaku sopan, jangan menyebar fitnah, dan jangan sampai memecah belah bangsa," tegasnya,

Pada bagian lain, dia menilai banyak program pemerintahan Presiden Jokowi yang amat menguntungkan umat, khususnya lingkungan pondok pesantren. Maka, kedatangan para ulama dan masyarakat Aceh ini dimanfaatkan untuk menyampaikan ucapan terima kasih atas program-program itu.

"Banyak sekali program-program Pak Jokowi, yang telah dan yang akan dikerjakan, menguntungkan umat dan dunia pesantren. Pak Jokowi juga telah mengesahkan hari santri, kami di pesantren pasti terima kasih," imbuhnya. (rhm)
Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi

Berita Terbaru