menu
search

SBY Dampingi Bagi Kesembuhan Ani Yudhoyono, AHY Fokus Pemenangan Pemilu

Minggu, 17 Maret 2019 : 07.17
Komandan Kogasma AHY didampingi istri Annisa Pohan saat simakrama atau tatap muka dengan kalangan media di Bali
Denpasar - Agus Harimurrti Yudhoyono (AHY) mendapat mandat dari Ketua Umum DPP Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono untuk memenangkan Pemilu 2019. Mandat diberikan kepada AHY, lantaran SBY tengah berada di Singapura, untuk mendampingi Ani Yudhoyono yang tengah terbaring di rumah sakit.

Kepada awak media, AHY bertutur tentang mandat dan tanggungjawab yang diembannya kini dalam menyambut Pemilu 17 April 2019. Kini, AHY didapuk sebagai Komandan Komando Tugas Bersama (KOgasma) Pemenangan Partai Demokrat.

"Ternyata ada kehendak Tuhan, Ibu Ani yang kami cintai, menderita sakit kanker sehingga harus dirawat di Singapura, tentu Pak SBY mendedikasikan waktunya untuk kesembuhan Ibu Ani di sana," ujar AHY di Serangan, Denpasar, Sabtu 16 Maret 2019.

Tentunya, kata AHY, ayahandanya itu, kini mendedikasikan seluruh waktunya bagi kesembuhan mantan Ibu Negara RI itu sehingga berhalangan, tidak bisa berada di Tanah Air.

Padahal, saat ini tengah memasuku masa genting dan penting bagi perjuangan politik Demokrat. Do sisa waktu tinggal satu bulan lagi ini, tentu harus diambil langkah strategis yang cepat, dengan harapan bisa mengisi ketidakhadiran SBY dalam keorganisasian dan kepartaian

"Untuk itu, ditunjuklah saya yang dianggap memiliki waktu, saya selama ini juga membantu beliau (SBY), yang kemudian memberi mandat kepada saya untuk bertanggungjawab menjalankan tugas pemenangan Partai Demokrat di Pemilu 2019," tegasnya didampingi istri Annisa Larasasi Pohan, Juru Bicara Kogasma Putu Supadma Rudana dan Ketu DPD Partai Demokrat Bali I Made Mudarta.

Bagi AHY, tentu tugas dan amanah berat yang diberikans saat masa genting seperti sekarang, diterima dengan penuh semangat dan senang hati.

Dia optimis dan dengan pertolongan Allah, maka seluruh jajaran partai, kader, para caleg mulau DPRD sampai DPR RI serta jajaran kepartaian lainnya, harus bekerja keras, berikhtiar sehingga bisa tercapai target yang telah ditetapkan sebelumnya.

"Saya melihat, ini tugas yang harus saya laksanakan sepenuh hati dengan penuh tanggungjawab," tandasnya. Meskipun, diakuinya, dia merasa berat karena tidak bisa mendampingi ibundanya Ani YUdhoyono namun semua mandat itu harus dijalankan sebaik-baiknya. (rhm)

Rekomendasi

Berita Terbaru

Lihat Semua