Presiden Jokowi Gagas Jalur Kereta Layang di Ibu Kota

Sabtu, 09 Maret 2019 : 06.00
Presiden Jokowi saat meresmikan jalan tol Bakauheni- Terbanggi Besar, Lampung/biro pers setpres
Lampung - Presiden Joko Widodo menggagas perlunya jalur kereta jalan layang di Ibu Kota Jakarta yang menghubungkan daerah sekitarnya di masa mendatang. Hal itu sebagai jawaban atas banyaknya keluhan, padatnya penumpang yang menggunakan kereta rel listrik (KRL) Commuter Line pada jam-jam tertentu.

Kepala Negara menceritakan, pada Rabu, 6 Maret 2019, singgah di Stasiun Tanjung Barat, Jakarta Selatan, kemudian melanjutkan perjalanan pulang ke Bogor dengan menaiki KRL Commuter Line.

"Ada yang menyampaikan pada saya, Pak, kalau mau coba KRL naik jam 6 sampai jam 8 kalau pagi, kalau sore jam 4 sampai jam 6. Itu dadakan saja," ujar Presiden menjawab pertanyaan jurnalis saat meresmikan Tol Bakauheni-Terbanggi Besar, di Lampung.Jumat 8 Maret 2019.

Jokowi memutuskan menaiki KRL di jam-jam itu untuk melihat kondisi yang sebenarnya. "Kita betul-betul merasakan kondisi sebenarnya. Mau bergerak aja enggak bisa. Terutama yang dari Jakarta ke Depok, itu mau bergerak aja enggak bisa," tutur Jokowi.

Selama dalam gerbong kereta, Dia banyak menerima masukan soal penambahan kereta maupun gerbong dalam satu rangkaian untuk memfasilitasi banyaknya penumpang yang menggunakan moda transportasi tersebut.

"Problem-nya kalau tambah kereta berarti bakal banyak persimpangan (jalan) yang tutup terus," ucapnya. Untuk itu, Kepala Negara beranggapan, solusinya adalah dengan membangun jalur kereta elevated atau jalur kereta layang di Ibu Kota yang menghubungkan wilayah sekitarnya.

Pekerjaan besar di Jakarta menurut saya adalah kereta api yang _elevated_ Itu saja. Memang biaya besar, tapi enggak ada jalan lain selain itu. Adanya headway (selisih waktu antarkendaraan) bisa diatur. Transportasi massal memang harus disiapkan.

"Pas jam-jam seperti itu mau goyang 1 cm aja enggak bisa. Kita bisa agak longgar itupun masih berdiri itu setelah dari Depok menuju Bogor. Karena yang turun sudah agak banyak," demikian Jokowi. (rhm)
Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi

Berita Terbaru