Perdayai Perempuan, Pengemudi Grab Ngaku Perwira TNI AL Diringkus

Rabu, 06 Maret 2019 : 21.09
Pria yang mengaku perwira TNI AL dinterograsi petugas
Surabaya - Polisi Militer Pangkalan Utama TNI AL (POM Lantamal V) meringkus seseorang pria yang mengaku perwira TNI AL.

Informasi awal, seorang wanita, SM berdomisili di Dupak Masigit yang mengaku diperdaya pelaku yang mengaku bernama Irwan Fajar Subaditya, anggota militer dinas di Reserse Angkatan Laut berpangkat Mayor.

Informasi adanya orang yang mengaky personil militer didapatkan dari warga sekitar Dupak Masigit yang merasa terganggu dengan pria tersebut yang dinilai agak congkak terhadap warga.

Berbekal informasi itu, Komandan Polisi Militer Lantamal V Kolonel Laut (PM) Joko Tri Suhartono memerintahkan Kadislidpam Pom Lantamal V menurunkan Tim Lidkrimpamfik guna menyusun rencana dengan mengerahkan 4 Personil Lidpam mengamankan oknum tersebut.

Maka dilakukan pengintaian dan pengendapan oleh personil Lidpam di sekitar rumah warga. Pukul 21.00 WIB, pelaku datang. Saat itu pula, Tim Lidpam langsung menangkap dan membawanya ke Mako Polisi Militer Lantamal V Surabaya.

"Hasil pemeriksaan, Irwan bukan anggota militer melainkan bekerja sebagai sopir Grab di wilayah Surabaya," jelas Kolonel Joko dalam keterangan resiminya, Rabu 6 Maret 2019. Kepada petugas, Irwan mengaku dengan berpura-pura menjadi anggota militer, akan lebih mudah baginya mendapatkan perempuan dan uang dengan cepat.

Modus dilakukan, mengaku perwira menengah TNI AL berpangkat Mayor bekerja di Pertamina. Pelaku kemudian merayu perempuan (SM) yang akhirnya tertipu. Bahkan, SM mau diajak menikah siri bulan Desember 2015. Dari pernikahan itu menghasilkan seorang anak.

"Saya tegaskan lagi d isini, Irwan Fajar Subaditya bukanlah anggota militer, melainkan orang sipil yang mencoba mencari keuntungan pribadi dari upaya penipuan dengan mengaku sebagai anggota TNI AL," tegasnya.

Ulah pelaku sangat merugikan nama baik institusi TNI/TNI AL. Pelaku segera dilimpahkan ke Polrestabes Surabaya guna proses hukum lebih lanjut. (rhm)
Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi

Berita Terbaru