Menkopolhukam Ingatkan Pemilu Memilih Pemimpin Bukan untuk Adu Domba

Sabtu, 23 Maret 2019 : 01.00
Denpasar - Menkopolhukam, Jenderal TNI (Purn) Wiranto mengingatkan masyarakat bahwa Pemilu bertujuan untuk memilih pemimpin bukan untuk adu domba antar masyarakat.

Pernyataan Wiranto disampaikan dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kapolda Bali Irjen Pol Petrus Reinhard Golose saat Apel Gelar Pasukan dalam rangka pengamanan Pemilu Tahun 2019, di lapangan Puputan Margarana Niti Mandala Renon Denpasar, Jumat 22 Maret 2019.

“Pemilu serentak tahun 2019 merupakan pesta Demokrasi Indonesia yang akan menjadi tonggak sejarah," kata Wiranto. Pasalnya, Pemilu kali ini, dilaksanakan secara serentak yakni lima jenis pemilihan dalam waktu yang bersamaan, Pemilu serentak ini akan menjadi warisan kebanggaan.

Ini, sekaligus menjadi sorotan dunia internasional terkait, apakah Bangsa Indonesia mampu melaksanakan konsolidasi politik dengan demokratis dan berintegritas dalam rangka memilih pemimpin Nasional.

Sukses atau tidaknya perhelatan demokrasi ini sangat tergantung kepada semua pihak yang terlibat secara langsung maupun tidak langsung, tidak saja anggota partai politik dan masyarakat yang dituntut untuk taat dan patuh pada berbagai ketentuan.

"Pemilu ini adalah ajang untuk memilih pemimpin kita dan bukan untuk mengadu pemimpin, atau mencari sensasi yang dapat menimbulkan perpecahan diantara kita," katanya. Kepada aparat di lapangan, Wiranto berharap, bisa menetralisir adanya kemungkinan terutama hoax yang sangat meresahkan dan dapat memperkeruh suasana keamanan dalam Pemilu.

Babinsa dan Bhabinkamtibmas harus bisa menenangkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi hoax. Temukan hal-hal yang dapat menghambat pelaksanaan Pemilu dan harus dapat memberikan solusinya.

"Ini adalah tugas kehormatan bagi kita dalam melaksanakan pengamanan dan apa yang kita laksanakan akan mendapat pahala dari Tuhan Yang Maha Esa," tegas Menkopolhukam.

Turut hadir, Kasdam IX/Udayana, Brigjen TNI Kasuri, mewakili Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Benny Susianto, sebagai pimpinan apel diikuti 6.000 orang personel dari TNI, Polri, Kesbangpol Provinsi Bali, Satpol PP Provinsi Bali, BPBD Provinsi Bali, Basarnas, Linmas, Ormas, Pecalang dan komponen masyarakat lainnya, dengan mengusung tema “Tingkatkan Sinergitas TNI-Polri dengan Komponen Bangsa Lainnya Guna Mewujudkan Kamdagri Yang Kondusif ”

Dalam apel dilaksanakan pemeriksaan pasukan oleh Kapolda Bali dan Kasdam IX/Udayana didampingi Komandan Satuan dan Kepala Instansi terkait yang anggotanya terlibat sebagai peserta apel, untuk mengecek secara seksama kesiapan personel maupun alutsista yang dilibatkan dalam pengamanan Pemilu mendatang.

Setelah Apel Gelar Pasukan, dilanjutkan pengucapan Ikrar TNI Polri, menyatakan kesiapan dalam mengamankan pelaksanaan Pemilu mendatang yang dinyatakan dalam suatu ikrar bersama. "TNI-Polri siap mengamankan dan mensukseskan pesta Demoktasi 2019 sampai ke TPS, aman, damai dan sejuk”, demikian ikrar yang diucapkan oleh anggota TNI dan Polri ditengah lapangan. (rhm)
Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi

Berita Terbaru