Massa Pro Jokowi Kepung Sandi di Jembrana, Demokrat: Aksi Tak Bernilai

Jumat, 15 Maret 2019 : 10.36
Ketua DPD Partai Demokrat Bali I Made Mudarta
Denpasar - Partai Demokrat Bali prihatin dengan aksi massa Pro Jokowi saat kedatangan calon Wakil Presiden Sandiaga Uno di Kabupaten Jembrana yang dinilai tidak memberi makna apapun.

Diketahui, saat Sandi menemui pendukungnya di Desa Tuwed Kecamatan Melaya Selasa 12 Maret 2019, ada kelompok massa tiba-tiba merangsek mendekati ke mobil yang membawa Sandi sembari berteriak teriak lantang menyuarakan dukungan kepada Capres lain

Sembari mengacung-acungkan kode tangan tanda dukungan kepada Capres 01, massa terus mendekat ke arah Sandi, Mereka lantang teriak teriak menunjukkan dukungan ke Capres 01 ke arah Sandi.

Sandi cukup tenang dan tidak terpancing dengan aksi massa yang tak jauh dari lokasi ada aparat kepolisian yang turut mengamankan kedatangan Sandi. Ketua DPD Partai Demokrat Bali I Made Mudarta mengaku prihatin terhadap aksi yang semestinya tidak perlu dilakukan.

"Aksi mereka tidak ada maknanya sama sekali, justru menunjukkan sikap-sikap tidak simpatik, tidak bisa menerima perbedaan," tegasnya dihubungi, Jumat (15/3/2018). Dengan melihat pola dan gerakan mereka, Mudarta meyakini bahwa aksi itu tidak murni berdiri sendiri. Apalagi, sebelumnya aksi seperti itu juga terjadi saat kedatangan Sandi di Bali.

"Sangat jelas , bukan spontanitas, aksinya didesain oleh elit, tidak mungkin serba kebetulan," kata Mudarta menegaskan. Tidak ada gerakan politik itu dilakukan secara spontanitas . Bagi masyarakat umumnya di pedesaan yang lugu, jika sudah memantapkan pilihan politik tentang capres, biasanya mereka diam.

Namun, ketika para elit politik masuk dan turun ke bawah, kemudian mendesain aksi aksi seperti terjadi di Jembrana. (rhm)
Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi

Berita Terbaru