menu
search

Malam Pawai Ogoh-ogoh, DLHK Denpasar Siagakan 1.100 Personel

Rabu, 06 Maret 2019 : 00.00
Denpasar - Ssaat malam pengerupukan atau malam menjelang Hari Nyepi diperkirakan terjadi peningkatan sampah sisa ogoh-ogoh mencapai 15 Ton. Serangkaian pelaksanaan Hari Suci Nyepi Caka 1941 Tahun 2019, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Denpasar siap mengatasi kemungkinan adanya lonjakan volume sampah.

Ada peningkatan sampah biasanya terjadi saat malam pengerupukan yang identik dengan mengarak ogoh-ogoh.

"Guna mengantiipasi adanya penumpukan sampah di jalanan dan TPS, DLHK Kota Denpasar turut menyiagakan tenaga lapangan serta armada," ujar Kadis LHK Kota Denpasar, I Ketut Wisada saat dikonfirmasi, Selasa (5/3/2019).

Dia menjelaskan, peningkatan sampah identik terjadi saat pelaksanaan hari besar keagamaan. Namun khusus saat malam pengerupukan peningkatan sampah sisa ogoh-ogoh diprediksi mencapai 15 Ton.

“Peningkatan volume sampah pasca pengerupukan diprediksi mencapai 15 Ton yang didominasi sampah ogoh-ogoh serta sisia upacara,” ujar Wisada.

Dalam mengatasi peningkatan volume sampah tersebut pihaknya telah menyiagakan sedikitnya 1.100 tenaga lapangan serta 73 armda yang terdiri dari truk angkutan, moci, pasukan, byson serta Hiluk yang tersebar di empat kecamatan.

“Kami tidak hanya menangani sampah ogoh-ogoh saja, melainkan sampah rutin dari masyarakat yang juga mengalami peningkatan harus ditangani dengan maksimal agar pelaksanaan Catur Bratha Penyepian dapat terlaksana dengan khidmat,” imbuhnya. (rhm)

Rekomendasi

Berita Terbaru

Lihat Semua