menu
search

Libur Nyepi, Konsumsi BBM dan BBK di Bali Meningkat 7 Persen

Rabu, 06 Maret 2019 : 17.36
dok.kabarnusa
Denpasar - Menjelang libur Hari Raya Nyepi realisasi penyaluran seluruh produk BBM dan BBK di wilayah Bali mencapai angka 2785 KL atau meningkat 7 persen dibanding hari normal yang mencapai 2600 KL.

Pertamina memastikan untuk mengoptimalisasikan penyaluran BBM dan Elpiji di Wilayah Bali pada Hari Nyepi yang jatuh pada Kamis 7 Maret 2019. Hingga saat ini, Kondisi penyaluran BBM di Wilayah Bali terpantau lancar dengan realisasi seluruh produk BBM dan BBK mencapai angka 2785 KL.

Guna mendukung kelancaran transportasi dan aktivitas masyarakat, Pertamina menginstruksikan khusus seluruh SPBU di Wilayah Bali, senantiasa memaksimalkan ketahanan stok BBM di masing-masing lokasi.

Khususnya di jalur dengan potensi keramaian kendaraan, seperti pada jalur Denpasar - Singaraja, Denpasar- Gilimanuk, dan Denpasar - Karangasem.

"SPBU yang khusus di wilayah itu, agar stok BBM dimaksimalkan, karena mayoritas masyarakat Bali akan pulang ke kampung halaman masing-masing," tutur Unit Manager Communication & CSR MOR V Jatimbalinus Rustam Aji dalam keterangan tertulisnya Rabu (6/3/2019).

SPBU akan tetap beroperasi sampai Rabu, 6 Maret 2019 pukul 22.00 Wita, dan akan buka kembali pada Jum'at 8 Maret 2019 pkl 07.00 Wita. Tidak hanya stok, pihaknya juga mengingatkan SPBU untuk tetap menjaga pelayanan dan aspek HSSE (Health, Safety, Security, Environment).

Pertamina senantiasa mengutamakan pelayanan excellent kepada masyarakat, dengan tetap mengutamakan aspek Health, Safety, Security dan Environment (HSSE) pada operasional seluruh SPBU.

Penyaluran Elpiji baik Elpiji Bersubsidi maupun Non Subsidi berjalan normal, dengan realisasi konsumsi harian Elpiji Bersubsidi sebesar 691 Metric Ton (MT) / hari, sedangkan konsumsi harian Elpiji Non Subsidi mencapai 56 MT/Hari.

"Kami memprediksi konsumsi Elpiji menjelang Hari Raya Nyepi akan mengalami sedikit peningkatan sebanyak 4%-5%, yaitu menjadi 720 MT untuk Elpiji Subsidi, dan 59 MT untuk Elpiji Non Subsidi," tutur Rustam.

Dalam menghadapi Hari Raya Nyepi di Wilayah Bali, Pertamina menerapkan strategi distribusi Elpiji yang antara lain, pelaksanaan piket agen dan pangkalan Elpiji yang berjalan pada masa sebelum hingga setelah Hari Raya Nyepi.

Kemudian, penambahan tabung Elpiji Non Subsidi khususnya ukuran 12 KG dan 50 KG di Hotel dan Restoran-Restoran sebagai antisipasi terjadinya peningkatan konsumsi. Pengoperasian mobil pengangkut Elpiji (Skid Tank) juga dikerahkan, dimulai lebih dini pada H-1 menjelang Hari Raya Nyepi.

Masyarakat juga dapat berpartisipasi aktif dalam upaya peningkatan pelayanan Pertamina dan melaporkan apabila terjadi kendala dan hambatan distribusi produk Pertamina melalui Contact Pertamina 1500-000 atau 135. (rhm)

Rekomendasi

Berita Terbaru

Lihat Semua