menu
search

KKP Tangkap Dua Kapal Ikan Berbendera Malaysia di Selat Malaka

Selasa, 12 Maret 2019 : 12.55
Kapal penangkap ikan berbendera Malaysia yang ditangkap Tim KKP /humas KKP
Jakarta - Kapal perikanan asing (KIA) berbendera Malaysia ditangkap tim Satgas Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) karena diduga melakukan penangkapan ikan secara ilegal (illegal fishing) di Selat Malaka.

Kapal tersebut beroperasi di wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia (WPP-NRI) secara ilegal. Sebelumnya berhasil menangkap 1 (satu) KIA ilegal berbendera Vietnam pada Jumat (8/3) di perairan Zona Ekonomi Ekslusif Indonesia (ZEEI) Laut Natuna Utara, Senin (11/3),

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP), Agus Suherman menjelaskan soal penangkapan dua kapal itu di Jakarta, Senin (11/3).

Kapal tersebut masing-masing KM. PKFB 1109 (50,99 GT) dengan jumlah awak kapal 4 (empat) orang warga negara Myanmar, dan KM. PPF 634 (49,07 GT) dengan jumlah awak kapal 5 orang warga negara Myanmar.

"Keduanya ditangkap saat sedang melakukan penangkapan ikan di WPP-NRI 571 ZEEI Selat Malaka sekitar pukul 10.15 WIB," tutur Agus.

Agus menambahkan, kKapal-kapal tersebut ditangkap karena melakukan penangkapan ikan di WPP-NRI tanpa dilengkapi dengan dokumen perizinan yang sah dari Pemerintah RI serta menggunakan alat tangkap yang dilarang jenis trawl.

Diduga, dua kapal itu melanggar Undang-undang Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 45 Tahun 2009 dengan ancaman pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan denda paling banyak Rp20 miliar.

Tim Satgas KKP lanjut menggiring dua kapal menuju Stasiun PSDKP Belawan Sumatera Utara, dan diperkirakan tiba pada Selasa (12/3) sekitar pukul 10.00 WIB untuk proses hukum oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Perikanan.

Dari data dilansir KKP, sepanjang tahun 2019 ini sudah ada 15 Kapal Ilegal yang diamankan karena beroperasi di wilayah perikanan Indonesia tanpa izin.

Penangkapan 2 (dua) kapal oleh KP Hiu Macan Tutul 002 tersebut menambah jumlah kapal perikanan ilegal yang berhasil ditangkap oleh armada Kapal Pengawas Perikanan KKP selama tahun 2019.

Mulai Januari sampai 11 Maret 2019, telah ditangkap sebanyak 15 (lima belas) kapal perikanan ilegal, yang terdiri dari dari 11 (sebelas) KIA dan 4 kapal perikanan Indonesia (KII). Sementara untuk KIA terdiri dari 6 (enam) kapal berbendera Malaysia dan 5 (lima) berbendera Vietnam. (rhm)

Rekomendasi

Berita Terbaru

Lihat Semua