Bupati Tabanan Harapkan Zona Integritas di Lapas dan PA Bisa Diwujudkan

Senin, 04 Maret 2019 : 16.38
Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti tandatangani pakta integritas Pencanangan Zona Integritas di Lapas Tabanan
TABANAN – Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti mengharapkan kegiatan Pencananganan Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) bukan hanya sekedar pencanangan terus berhenti begitu saja.

Tapi harus bisa diwujudkan dan direalisasikan dengan tindakan nyata, sehingga berdampak pada masyarakat yang kita layani.

Harapan tersebut dikemukakan Bupati Eka saat menghadiri Pencananganan Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas II B abanan dan Pengadilan Agama (PA) Tabanan di Aula Lapas setempat, Senin (4/3/2019).

Bupati Eka dalam sambutannya mengucapkan terimakasih dan mengapreasi semua pihak yang ikut andil mensukseskan kegiatan tersebut. “Terimakasih atas kerjasama semua pihak terkait atas koordinasi dan kerjasamanya, karena ini adalah tugas kita untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," katanya.

Pada kesempatan tersebut Bupati Eka berpesan kepada pihak Lapas dan semua pihak untuk mensosialisasikan hal-hal positif yang telah dilakukan oleh pihak Lapas kepada masyarakat.

“Angkat hal-hal positif yang telah dilakukan, sehingga Lapas mempunyai kesan positif di masyarakat. Karena Lapas mempunyai program-program yang baik dan keterampilan kreatif dari narapidana. Mudah-mudahan dengan dibina disini, mereka nantinya bisa bermanfaat di masyarakat seusai menjalani hukuman," paparnya.

Sebelumnya, Kepala Lapas Tabanan I Putu Murdiana menjelaskan, untuk memenuhi pelayanan masyarakat yang lebih baik menuju WBK dan WBBM, pihaknya telah berbenah di berbagai sektor.

Di antaranya pendataan berbasis aplikasi, mulai dari pendataan narapidana masuk dan keluar juga belanja di kantin Lapas setempat menggunakan aplikasi E-Money. Menurut Putu Murdiana, di dalam aplikasi tersebut akan muncul secara langsung pembinaan apa saja yang akan dilakoni oleh para narapidana yang baru masuk.

"Sehingga mereka tahu persis apa yang menjadi tugas mereka selama di dalam tahanan. Segala pelayananan dengan teknologi mereka dapatkan dengan baik tanpa pungutan liar. Bahkan di kantin kita belanja dengan sistem e money, mengunjungi keluarga juga dengan e-money, sehingga tidak ada pungutan-pungutan liar lagi yang membuat citra lapas menjadi buruk,” jelasnya.

Ditegaskannya juga bwhwa pihak Lapas terus berupaya semaksimal mungkin di dalam mewujudkan pelayanan masyarakat yang lebih baik lagi.

“Kami juga terus berupaya semaksimal mungkin melengkapi perlengkapan kami menuju WBK dan WBBM, sehingga bisa berjalan efektif dan efisien. Semoga ini menjadi pemicu kami dalam berkerja menuju Tabanan yang Serasi,” tegasnya.

Selain dihadiri Bupati Tabanan, acara tersebut juga dihadiri Ketua Pengadilan Agama Tabanan Sutaji, Ketua Ombusdman Perwakilan Wilayah Bali, Umar Ibnu Alkhatab, Kepala Kejari Tabanan, Ni Wayan Sinaryati, Dandim 1619 Tabanan, Letkol. Inf. Toni Sri Hartanto, Wakapolres Tabanan, Perwakilan PN Tabanan, Sekda Tabanan, I Gede Susila, serta instansi vertikal dan BUMD terkait di lingkungan Pemkab Tabanan. (gus)
Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi

Berita Terbaru