menu
search

BSN Berikan Akreditasi Terhadap 2019 Lembaga Penilaian Kesesuaian

Jumat, 29 Maret 2019 : 16.34
Temu Nasional Lembaha Penilaian Kesesuaian (LPK) di Jakarta/foto:bsn
Jakarta - Badan Standardisasi Nasional (BSN) melalui Komite Akreditasi Nasional (KAN) telah memberikan kepada 2019 Lembaga Penilaian Kesesuaian (LPK) yang terdiri dari laboratorium maupun lembaga inspeksi.

Sampai akhir 2018 dari 2019 LPK yang diakreditasi KAN, terdiri 1742 laboratoium dan lembaga inspeksi, serta 277 lembaga sertifikasi. Dalam pengoperasiannya, KAN menerapkan standar ISO/IEC 17011 yang berisi Persyaratan umum badan akreditasi dalam mengakreditasi lembaga penilaian kesesuaian.

Direktur Akreditasi Laboratorium BSN, Fajarina Budiantari mengungkapkan, adanya keluaran terakhir standar ISO/IEC 17011 di tahun 2017, maka KAN pun harus menyesuaikan dengan persyaratan termutakhir tersebut. Salah satunya perubahan siklus akreditasi.

“Pertimbangan perubahan periode siklus akreditasi ini menyesuaikan penguatan persyaratan witness yang ditetapkan dalam ISO/IEC 17011:2017, yang diberlakukan untuk seluruh jenis LPK,” ujar Fajarina dalam acara Temu Nasional Lembaga Penilaian Kesesuaian (LPK) di Jakarta 28 Maret 2019.

Acara ini dihadiri oleh 1500 LPK yang terdiri atas laboratorium penguji, laboratorium kalibrasi, laboratorium medik (klinik), lembaga inspeksi, penyelenggara uji profisiensi, dan lembaga sertifikasi.

Fajarina menerangkan, kebijakan KAN terdahulu, masa akreditasi LPK adalah berlaku selama 4 tahun.

Namun, berdasar keputusan akreditasi bulan Maret 2019, masa akreditasi untuk LPK berubah menjadi 5 tahun dengan asumsi surveillance pertama dilakukan bulan ke-15 sampai bulan ke-18, surveillance kedua dilakukan pada bulan ke-36 sampai bulan ke-39.

Juga, pengajuan perpanjangan akreditasi di bulan ke-54. Ketentuan ini berlaku untuk LPK yang keputusannya diputuskan per Maret 2019.

Diharapkan, dengan adanya kebijakan terbaru ini, proses penilaian kesesuaian di Indonesia dapat semakin baik, sehingga dapat meningkatkan daya saing bangsa di pasar internasional. (des)
Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi

Berita Terbaru

Lihat Semua