Bersih dan Higienis, Pasar Ikan Modern Muara Baru Jadi Tujuan Wisata

Rabu, 13 Maret 2019 : 23.04
Presiden Jokowi didampingi Menteri Kelautan Perikanan Susi Pudjiastuti meninjau Pasar Ikan Modern Muara Baru/humas kkp
Jakarta - Keberadaan Pasar Ikan Modern (PIM) Muara Baru Jakarta dengan konsep bersih, higienis, dan modern berhasil mengubah image negatif pasar ikan selalu identik dengan bau, kotor, dan tidak teratur sehingga tidak hanya sebagai pusat ekonomi juga menjadi tujuan pariwisata.

PIM Muara Baru ini merupakan terobosan baru “one stop shopping” aneka poduk perikanan yang menawarkan pasar bersih, nyaman, terjamin, tidak becek, dan tidak bau. Memberikan pelayanan yang memudahkan dalam transaksi, serta menjadi salah satu tempat tujuan wisata di Kota Jakarta Utara.

Setelah proses pemindahan pedagang pada tanggal 16 Februari 2019, PIM ini selanjutnya akan diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo pada Rabu tanggal 13 Maret 2019. Meski tidak mudah mengubah pola pikir dan kebiasaaan budaya para pedagang tetapi pemindahan berjalan dengan aman, tertib, tanpa gejolak dan polemik.

Pasar ikan kekinian itu dibangun sesuai amanat Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 7 Tahun 2016 tentang Percepatan Pembangunan Industri Perikanan Nasional dan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 3 Tahun 2017 tentang Rencana Aksi Percepatan Pembangunan Perikanan Nasional.

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (Ditjen PDSPKP) pada tahun 2018 lalu meluncurkan program prioritas pembangunan PIM yaitu di Muara Baru, DKI Jakarta dan Kabupaten Bandung.

Bangunan PIM Muara Baru seluas 2 Ha dibangun di atas lahan sekitar 4,15 Ha dengan anggaran sebesar Rp150,69 miliar. PIM ini dibangun dengan sistem design and built oleh pelaksana PT Pembangunan Perumahan dan Manajemen Kontruksi PT Fajar Nusa Consultans.

Tak heran, PIM Muara Baru kini menjadi sentra perikanan nasional yang strategis mengingat banyaknya ikan yang diperjualbelikan di pasar existing Pusat Pelelangan Ikan (PPI) Muara Baru.

Berdasarkan data Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Nizam Zachman, setiap harinya, PPI Muara Baru memasarkan sekitar 400 ton ikan dengan nilai omzet rata-rata sekitar Rp8 - 10 miliar.

Ikan-ikan ini berasal dari wilayah Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur (sepanjang pantai utara Jawa). Ikan ini didominasi oleh jenis ikan laut yaitu kembung, cumi, tongkol, kakap, dan udang, dan jenis ikan air tawar seperti patin, bawal, dan mujair.

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menyebutkan, PIM Muara Baru ini dibangun dengan beberapa tujuan, di antaranya, meningkatkan konsumsi ikan masyarakat Jakarta dan sekitarnya.

Selain itu; menyediakan tempat jual-beli yang nyaman, bersih, memenuhi standar sanitasi, dan higienis; serta menyediakan ikan yang bermutu, aman di konsumsi, kontinyu, beragam, dan terjangkau.

"Selain itu, juga bertujuan mengembangkan sentra bisnis perikanan dan industri pendukungnya; mengembangkan tempat promosi dan edukasi sektor kelautan dan perikanan; hingga sebagai destinasi wisata sektor kelautan dan perikanan," tutur Susi di sela mendampingi Presiden Jokowi..

Kata Susi, pasar ikan bisa jadi destinasi wisata, selain sebagai tempat menjual ikan, dibangun pasar ikan yang higienis. "Kita ubah paradigma pasar ikan yang identik dengan kotor dan bau menjadi tempat yang bersih dan nyaman. Jadi orang-orang bisa dengan nyaman menyaksikan aktivitas perikanan,” tutur Menteri Susi.

PIM Muara Baru ini dibangun sebanyak tiga lantai dilengkapi dengan fasilitas-fasilitas penunjang lainnya. Ada 896 unit lapak untuk menjual ikan segar.

Selain lapak ikan segar, PIM Muara Baru juga dilengkapi dengan 155 unit kios maritim, 8 unit food court, 2 unit ice flake machine kapasitas 10 ton, area pemasaran retail, laboratorium, chilling room kapasitas 30 ton, area bongkar muat, pengepakan, depot es dan garam, serta instalasi pengolahan air limbah (IPAL).

Sebagai fasilitas penunjang juga dibangun gedung pengelola, perbankan, ruang informasi dan edukasi, ruang pertemuan, gudang, pos jaga, dan masjid.

Sebagai informasi, PIM Muara Baru dikelola oleh Perum Perikanan Indonesia (Perindo) berdasarkan Surat Keputusan Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan No. 130/KEP-DJPDSPKP/2018 tentang Penugasan kepada Perusahaan Umum Perikanan Indonesia sebagai Pengelola Sementara Operasionalisasi PIM Muara Baru Jakarta. (rhm)
Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi

Berita Terbaru