Sebanyak 93 LPD Berkategori Sehat di Kabupaten Karangasem

Minggu, 10 Februari 2019 : 16.16
Perayaan hari jadi LPD Sibetan ke-28 di Karangasem
KARANGASEM - Ketua DPRD Karangasem, I Nengah Sumardi mengungkapkan data tercatat 93 Lembaga Perkreditan Desa (LPD) yang berkategori sehat. Sumardi yang merupakan tokoh masyrakat Desa Sibetan berharap LPD Sibetan di tahun berikutnya segala pencapaian dan program bisa semakin ditingkatkan.

Berdasarkan catatan kata Sumardi di Kabupaten Karangasem ada sebanyak 190 LPD. Namun yang masuk dalam kategori sehat hanya 93 LPD saja sisanya masih beberapa ada yang kurang sehat, macet dan bangkrut.

"Saya berharap Badan Kerjasama (BKS) LPD agar giat melakukan pembinaan," di perayaan hari jadi LPD ke 28 di Balai Masyarakat Desa Sibetan, Minggu (10/2/2019). Jika kekurangan anggaran agar segera berkordinasi lewat Dinas Koprasi agar LPD lainnya minimal juga bisa memenuhi standarisasi pelayanan maupun keungan.

Prajuru Adat, Prajuru Banjar, Pemangku, Pecalang dan Pemaksan (warga) di Desa Adat Sibetan apabila ada yang sakit sampai harus dioffname maupun meninggal dunia akan mendapatkan bantuan biaya pengobatan dan dana duka dari LPD Desa Adat Sibetan.

Pemberian bantuan santunan tersebut merupakan salah satu bagian dari berbagai program unggulan yang dimiliki oleh LPD terbaik di Bumi lahar ini. "Untuk tahun 2018 kami sudah menyerahkan Rp. 35 juta baik itu untuk santunan rawat inap dan meninggal dunia," kata Kepala LPD Desa Adat Sibetan, I Made Mastiawan.

Selain itu, berbagai program lainnya seperti kegiatan sosial pemberian bantuan sembako bagi warga kurang mampu yang tak mampu bekerja, serta pemberian uang pendidikan kepada sejumlah pelajar baik tingkat SD, SMP maupun SMA.

Bahkan khusus untuk warga Desa Adat keberadaan LPD cukup meringankan beban dalam hal peturunan (iuran) pembangunan karena setiap tahunnya 20% dari keuntungan LPD diserahkan ke Desa Adat untuk pembangunan dan untuk tahun 2018 LPD menyerahkan sebanyak Rp. 711 juta kepada Desa Adat.

Pada perayaan hari jadi ke 28 LPD Desa Adat Sibetan berbagai undian hadiah untuk para nasabah seperti mesin cuci, spiker aktif, TV LCD, kompor, kulkas dan hadiah utama dua unit sepeda moto metik.

Mastiawan memaparkan perkebangan LPD Desa Adat Sibetan diantaranya untuk Tabungan masyrakat deposito menangkat, 14%, di tahun 2017 Rp.114. 310.543 naik menjadi Rp.130.575.987.000.

Kredit juga mengalami kenaikan 17%, dari tahun sebelummya Rp.73.618.181.000 naik jadi Rp.86.611.321.000. Untuk Keuntungan LPD mengalami kenaikan sebanyak 9% dari tahun 2017 Rp.3.206.679.000 menjadi 3.555.686.000 ditahun 2018.

Sedangkan Modal ditahun 2017 Rp.22.189.707.400 penambahan 60% laba tahun 2018 menjadi Rp.24.323.119.000. Dan Aset LPD Naik 8,7% dari Rp.132.694.283.000, ditahun 2018 naik menjadi Rp.151.338.636.000.

Seiring terus meningkatnya tabungan, kredit, serta keuntungan pihaknya juga akan semakin meningkatkan pelayanan baik dari SDM maupun sistem pelayanan dimana LPD Sibetan sendiri sekarang sudah memiliki pelayanan LPD mobile.

Layanan itu tidak hanya sebatas menabung kini warga desa adat sibetan bisa bayar BPJS, pajak kendaraan bahkan kirim uang antar bank melalui LPD. (rhm)
Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi

Berita Terbaru