Mutasi Akbar di Tabanan, Gede Susila Dilantik Jadi Sekda - Kabarnusa.com

Mutasi Akbar di Tabanan, Gede Susila Dilantik Jadi Sekda

Senin, 04 Februari 2019 : 17.13
Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti melantik dan mengambil sumpah 199 pejabat di lingkungan Pemkab Tabanan
TABANAN - Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti menggelar mutasi akbar terhadap 198 pejabat di lingkungan Pemkab Tabanan. Ratusan pejabat tersebut dilantik dan diambil sumpahnya di Gedung Kesenian Ketut Maria, Tabanan, Bali, Senin (4/2/2019).

Salah satu pejabat yang dilantik dan diambil sumpahnya pada mutasi kali ini adalah I Gede Susila yang sebelumnya menduduki jabatan sebagai Kepala Dinas Pendidikan dilantik menjadi Sekretaris Daerah (Sekda) menggantikan I Nyoman Wirna Ariwangsa yang sudah memasuki purna tugas pada awal Februari lalu.

Bupati Tabanan dalam sambutannya usai pelantikan mengungkapkan, banyak hal yang dipertimbangkan dalam menggelar mutasi kali ini. "Banyak yang dipertimbangkan dari berbagai aspek agar hasilnya bisa maksimal," katanya.

Menurut Bupati Tabanan, mutasi merupakan sesuatu hal biasa dan wajar. Bukan sesuatu yang menyeramkan karena untuk mengisi jabatan yang kosong juga untuk menyegarkan birokrasi di pemerintahan.

"Sesuai sumpah jabatan yang diucapkan, siap ditempatkan di mana saja. Mengabdi bisa di mana saja tidak harus denganb memangku jabatan tertentu," katanya memotivasi. Kepada para pejabat yang baru dilantik, Bupati Eka pada kesempatan tersebut berpesan untuk melaksanakan amanah yang telah diberikan secara professional dan sebaik-baiknya.

“Apapun dan di mana pun kita ditempatkan, kita harus bersikap professional. Lakukan yang terbaik sehingga apa yang menjadi harapan kita bersama untuk mewujudkan Tabanan yang sejahtera, aman dan berprestasi dapat terwujud,” tegasnya.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, I Wayan Sugatra seusai acara mengungkapkan 199 pejabat yang dimutasi terdiri dari satu orang Sekda, enam orang Pimpinan Tinggi Pratama (setingkat eselon 2), Administrator 26 orang, Pengawas 82 orang dan UPTD 86 orang.

Enam Pimpinan Tinggi Pratama yang dimutasi I Wayan Miarsana dari Asisten II dimutasi menjabat sebagai Asisten I yang ditinggalkan I Wayan Yatnanadi karena memasuki masa purna tugas. Asisten II yang ditinggalkan Miarsana diisi oleh AA Gd Dalem Trisna Ngurah yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Koperasi dan UKM.

Kursi Kepala Koperasi dan UKM yang kosong diisi I Made Yasa yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Pariwisata. Sementara Nyoman Sumartana yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Inforkom dimutasi ditarik kembali sebagai staf ahli.

"Selain kursi Kepala Dinas Pendidikan yang kosong ditinggalkan pak Gede Susila, ada dua kursi jabatan lagi yang kosong yakni kursi jabatan Kepala Dinas Pariwisata dan Kepala Dinas Inforkom," katanya

Menurut Sugatra, tiga kursi jabatan yang lowong setelah mutasi ini, dalam waktu tiga bulan akan diisi dengan cara dilelang melalaui prosedur yang ada. Disebutkan, dalam mutasi kali ini juga ada rolling jabatan.

I Made Subagia yang sebelumnya menduduki jabatan sebagai Kepala Dinas Perikanan dirolling menjadi Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DKLH). AA Ngurah Raka Iswara yang sebelumnya menduduki jabatan Kepala DKLH selanjutnya dimutasi menjabat sebagai Kepala Dinas Perikanan. (gus)
Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi

Berita Terbaru