menu
search

Miss Pure Internasional 2018 Kampayekan Perang Melawan Sampah Plastik di Bali

Rabu, 20 Februari 2019 : 08.07
Wagub Bali Cok Ace bertemu Miss Pure International 2018 Rosemarry Ilyod
DENPASAR - Miss Pure Internasional 2018 Rosemarry Iloyd berkeinginan membantu mempromosikan kampanye perang melawan sampah plastik di Pulau Bali. Hal itu tersebut disampaikan saat menemui Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) di Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Selasa (19/2/2019).

Rosemarry mengungkapkan ketertarikannya akan program pemerintah Bali dalam upaya memerangi sampah plastik.

“Seperti di beberapa sosial media, persoalan sampah plastik masih perlu atensi kita semua di Bali,” ujarnya saat bertemu Wagub Cok Ace yang didampingi Kepala Dinas Pariwata Prov Bali AA Gede Yuniarta.

Menurutnya, Pulau Bali sangat indah, panorama dan kebudayaan unik menjadi perpaduan Bali yang tiada duanya.

Hanya saja, dia menyayangkan persoalan sampah plastik malah mengurangi keindahan provinsi berjuluk Pulau Seribu Pura ini. Cok Ace sangat mengapresiasi perhatian yang diberikan Miss International kepada Bali.

Diakuinyam sampah plastik menjadi salah satu permasalahan cukup pelik di Bali dari dulu. Pemprov Bali telah menerbitkan Peraturan Gubernur Bali No 97 tentang Pengurangan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai.

Dalam peraturan tersebut segala jenis kantong plastik bahkan sedotan plastik pun dilarang digunakan di Bali. Biasanya restoran dan hotel menggunakan sedotan dari steinlesstel atau bambu yang lebih ramah lingkungan.

"Untuk pengganti kantong plastik para pembeli diharapkan membawa kantong belanjaan sendiri,” jelasnya. Pihaknya mengaku hingga saat ini di Indonesia baru Bali saja menerapkan aturan ini. Hal ini diharapkan bisa mempercepat menuju Bali yang hijau dan bersih. (rhm)

Rekomendasi

Berita Terbaru

Lihat Semua