menu
search

Menristek Harapkan Bali Kembangkan Industri Pariwisata Kreatif Berbasis Teknologi

Jumat, 22 Februari 2019 : 06.46
Menristek Mohammad Nasir dan Gubernur Bali Wayan Koster saat menghadiri peringatan Hari Teknologi Nasional di Lapangan Puputan Margarana, Denpasar, Bali
Denpasar - Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohammad Nasir sebagai daerah tujuan pariwisata dunia Bali perlu mengembangkan industri kreatif berbasis teknologi. Menurutnya, Bali perlu mendorong potensi yang dimiliki di bidang pariwisata seni dan budaya dengan mengembangkan industri kreatif berbasis teknologi.

Kemenristekdikti RI mulai tahun 2015 sampai saat ini telah membantu 1200 startup di Indonesia. Sebagai salah satu cara untuk mendorong inovasi, startup-startup ini didanai oleh kementerian dengan jumlah yang bervariasi.

“Saya mendorong Bali bisa lakukan ini. Kami coba akan bekerjasama dengan Provinsi Bali untuk startup-startup yang ada di Bali,” tegas Nasir saat menghadiri peringatan Hari Teknologi Nasional tahun 2019 di Lapangan Puputan Margarana, Renon, Kamis (21/2/2019).

Dalam kesempatan sama, Gubernur Bali I Wayan Koster mendukung kehadiran startup lokal dan industri kreatif lainnya yang mendorong UMKM lokal lebih berdaya saing.

Guna mendukung upaya tersebut, Koster mengatakan akan mengembangkan pelatihan inkubator bisnis untuk anak-anak muda yang akan mulai diprogramkan tahun 2020 bekerjasama dengan perguruan tinggi yang ada di Bali.

“Yang kedua adalah memfasilitasi dari segi teknologi sarana prasarananya yang dimulai dengan wifi gratis di seluruh desa adat, puskesmas, destinasi wisata dan SMA/SMK se-Bali,” sambung Ketua DPD PDIP Provinsi Bali ini.

Saat ini, pihaknya sedang memetakan potensi desa yang ada di Bali agar industri kreatif nantinya sesuai dengan kondisi desa tersebut.

Untuk itu, Ia berharap strategi ini akan menumbuhkan UMKM di Bali. Menurutnya saat ini saja dengan pelaksanaan Pergub 79/2018 tentang penggunaan busana adat Bali dan Pergub 97/2018 tentang pembatasan timbulan sampah plastik sekali pakai telah berpengaruh terhadap UMKM dan industri kreatif di Bali. (rhm)

Rekomendasi

Berita Terbaru

Lihat Semua