menu
search

Menangkan Jokowi-Ma'ruf di NTT, Airlangga: Indonesia Tidak Mungkin Punah

Rabu, 20 Februari 2019 : 20.21
Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto menyampaikan orasi politik dalam temu kader di Kupang , NTT
KUPANG - Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto meyakinkan Indonesia akan tegak berdiri untuk itu dia menginstruksikan seluruh kader Partai Golkar beringin di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) memenangkan pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo - KH Ma'ruf Amin pada Pilpres 17 April 2019.

"Pak Jokowi sangat mencintai NTT. Selama memimpin negara ini sudah 8 kali beliau (Pak Jokowi) datang ke NTT. Sudah 7 bendungan dibangun. Kita harus menangkan beliau," kata Airlangga di hadapan ribuan kader Golkar NTT di Kupang, Nusa Tenggara Timur, Rabu (20/2/2019).

Airlangga hadir menyampaikan pidato politik pada momentum konsolidasi dan temu kader partai beringin di Kupang.

Kerja keras yang sudah dilakukan pemerintah saat ini sudah sangat dinikmati oleh seluruh masyarakat Indonesia termasuk di NTT. Karena itu, tak ada alasan bagi masyarakat untuk tidak memilih pasangan calon ini.

Intervensi sejumlah program sosial susah menyasar hingga ke pelosok warga dari Sabang sampai Merauke dan dari Sangihe sampai ke Pulau Rote. Intervensi Program Keluarga Harapan (PKH), Kartu Sehat dan Kartu Pintar sudah menyasar signifikan ke tengah masyarakat.

Menteri Perindustrian ini melanjutkan, program lanjutan yang akan dikembangkan, antara lain mendorong kesempatan kerja bagi kaum milenial. Kemudian, lapangan kerja akan dibuka seluas-luasnya.

Konektivitas antardaerah akan terus dilakukan dalam konteks mendukung era revolusi industri 4 saat ini. Karenanya dibutuhkan infrastruktur. Infrastruktur digital menuju ekonomi digital. Indonesia bagian barat dan bagian tengah sudah rampung.

"Untuk kita di bagian timur sedang dalam perampungan," katanya sembari menambahkan hal itu perlu dorongan. Namun kondisi ini bukan mimpi dan sekadar mengawang. "Indonesia akan terkoneksi dan pada 2030 nanti akan masuk menjadi salah satu bagian dari 10 negara besar di dunia."

"Jadi Indonesia akan jadi negara besar. Indonesia akan tetap ada dan tak mungkin punah atau bubar," tegas Airlangga. Untuk itu, Ia mengajak seluruh kader Golkar untuk terus mengawal Indonesia yang beragam ini tetap jaya dan tetap berlandas kepada Pancasila, UUD 1945 dan Proklamasi.

"Bangsa ini kaya akan suku, agama, ras dan golongan. Kebhinekaan itulah yang akan menjadikan Indonesia tetap eksis berdiri," demikian Airlangga. (arh)
Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi

Berita Terbaru

Lihat Semua