Jelang Pemilu, Kapolres Badung Minta Masyarakat Stop Fitnah

Kamis, 21 Februari 2019 : 14.04
Badung - Menjelang Pemilu 17 April 2019 seluruh masyarakat diimbau berperan aktif dalam menciptakan situasi aman dan kondusif dengan menghentikan adu domba dan ujaran kebencian yang bisa melahirkan perpecahan di masyarakat.

Imbauan itu disampaikan Kapolres Badung AKBP Yudith Satria Hananta selesai Press Conference kasus pelaku Narkoba di Aula Polres Badung, Kamis (21/2/2019). Kata Yudith, sudah menjadi tanggungjawab semua pihak untuk menjaga situasi yang aman dan kondusif di Kabupaten Badung yang di pimpinnya.

Diharapkan dengan adanya anggota yang bertugas dilapangan memberikan lembar himbauan masyarakat, agar bisa patuh terhadap hukum. Pihaknya menyebar himbauan mulai dari pasar maupun ditempat-tempat keramaian, untuk membudayakan sikap saling asah, saling asuh.

"Jangan menyebar fitnah, kebencian, berita bohong, atau suka mengadu domba dengan ras, suku, agama dijadikan alat pemecah yang bisa mengiring masyarakat kedalam arena perkelahian," katanya mengingatkan.

Pada tahun ini ada dua hajatan besar yang akan diamankan yakni Pileg dan PilPres. “Ini menjadi Tanggungjawab kita bersama demi berlangsungnya Pemilu aman, damai dan sejuk,” tegasnya lagi.

Untuk itu, guna menjaga keamanan ini, pihak kepolisian sendiri disebutkan Kapolres akan meningkatkan kegiatan operasional kepolisian, dengan turut menggandeng semua pihak. Semua masyarakat dan elemen lainya telah menyatakan berkomitmen untuk menyukseskan pemilu 2019 secara aman, damai dan sejuk.

Sekali lagi Kapolres menghimbau kepada seluruh masyarakat Badung, untuk turut mengupayakan dan berpartisipasi aktif dalam memastikan kelancaran dan keamanan Pileg dan PilPres 2019. (rhm)

Rekomendasi