menu
search

Ikatan Keluarga Lamaholot Bali Gelar Bazar Kuliner dan Pentas Budaya

Minggu, 24 Februari 2019 : 21.50
Panitia sedang mematangkan kegiatan bazar kuliner dan pentas budaya yang digelar Ikatan Keluarga Lamaholot Bali
Denpasar - Ikatan Keluarga Lamaholot (IKL) Bali menyelengarakan bazar kuliner dan pentas kesenian menampilkan khazanah seni dan budaya di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Ajang yang dimaksudkan untuk penggalian dana itu, digelar selama tiga hari, bertempat di Warung Sang Dewi (WSD) di Jalan Tukad Musi I Nomor 5 Renon Denpasar, Kamis (28/2) - Sabtu (2/3).

Selain menyajikan menu dari daerah asal Kabupaten Flores Timur dan Lembata, NTT, juga akan ada pementasan seni dan budaya Lamaholot. Ketua Ikatan Keluarga Lamaholot Bali, Yosep Boleng di Denpasar, mengatakan, bazar ini tidak hanya untuk mencari dana semata.

"Lebih lebih dari itu. Mempromosikan budaya Lamaholot dan ajang silaturahmi bagi sesama warga Lamaholot di Bali," katanya kepada wartawan, Minggu (24/1/2019). Selama ini, ada yang tidak saling kenal.

Orang Solor tidak kenal orang Adonara atau sebaliknya dan orang Larantuka atau Flores Timur daratan tidak kenal dengan orang Lembata. Lamaholot terdiri dari empat pulau, yaitu Solor, Flores Timur daratan, Lembata dan Adonara.

"Jadi, tujuan bazar ini juga untuk mempersatukan orang Lamaholot yang ada di Bali," ungkapnya. Dikatakan Yosep, yang sedikit unik dari bazar Lamaholot ini adalah tidak adanya delivery. Jadi, orang datang ambil langsung di Warung Sang Dewi atau makan di tempat, supaya bisa saling kenal.

"Harapan kami, makan di tempat supaya kita bisa ngobrol dan saling kenal. Mungkin ada yang belum kenal atau belum bergabung dengan Lamaholot, bisa saling kenal nanti. Apalagi, ada hiburan seni dan budaya Lamaholot," ujarnya.

Adapun menu khas Lamaholot yang akan disajikan dalam bazar yaitu jagung titi, keleso dan ketupat, lawar ikan, nasi jagung, nasi kacang, kuah asam, lawar ayam dan sayur rumpu rampe.

Juga ada, sayur rumpu rampe adalah beberapa jenis sayuran, seperti daung singkong, daun pepaya, buah pepaya, bunga pepaya, jantung pisang dan kangkung yang masaknya ditumis jadi satu.

Untuk pementasan seni budaya Lamaholot, seperti tarian hedung (tarian perang), drama perburuan ikan paus dan pemutaran vidio proses penangkapan ikan paus dan foto booth menggunakan pakaian adat Lamaholot. (rhm)
Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi

Berita Terbaru

Lihat Semua