Empat Hari Pencarian, Pelajar Jatuh ke Tebing Nusa Penida Ditemukan Meninggal

Selasa, 26 Februari 2019 : 15.09
Keluarga turut melakukan pencarian pelajar yang jatuh ke tebing perairan Nusa Penida, Klungkung/sar dps
Nusa Penida - Tim SAR gabungan yang melakukan pencarian selama empat hari akhirnya menemukan I Made Candra Udiana yang jatuh di tebing Nusa Penida, Klungkung, Selasa (26/2/2019) siang.

Saat ditemukan, korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa. Dalam pencarian, keluarga korban turut serta menggunakan perahu. Tim SAR gabungan yang mendapat laporan adanya tanda-tanda keberadaan korban segera menuju ke titik penemuan dengan menggunakan RIB.

"Posisi korban berada di tebing bagian bawah," ujar PLT Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Made Junetra, S.H. melalui Kepala Seksi Operasi dan Siaga SAR, IB Surya Wirawan.

Dijelaskan, saat keberadaan korban ditemukan kondisi ombak tidak memungkinkan RIB untuk merapat ke pinggir tebing. Akirnya, diputuskan menggunakan jukung untuk mengevakuasi korban.

Beberapa orang terjun ke laut, berenang hingga pantai bebatuan untuk menjangkau jenasah korban. Evakuasi berlangsung sekitar 2 jam hingga pukul 13.20 Wita korban telah dinaikkan ke jukung.

Selama evaluasi personil yang berada di RIB terus memantau dan mengawal pergerakan jukung. Sedangkan, tim darat berkoordinasi dengan Rumah Sakit Pratama, Nusa Penida untuk mempersiapkan ambulance dari Puskesmas Nusa Penida 3. Penjemputan korban dilakukan di Pelabuhan Banjar Nyuh.

Sebelumnya I Made Chandra Udiana terjatuh dari tebing setinggi 200 meter di Desa Batumadeg, Kecamatan Nusa Penida, Klungkung, Sabtu (23/2) malam.

Sebelum peristiwa nahas, korban bersama teman sekelasnya kemah di sekitar tebing Perairan Saren Cliff Point. Malam harinya mereka mencari kayu bakar, namun nahas, karena kondisi gelap korban tak melihat pinggiran tebing dan terperosok jatuh ke tebing sedalam sekitar 200 meter.

Wirawan mengungkapkan bahwa posisi penemuan jenasah sekitar 8 hingga 10 meter ke selatan titik jatuhnya. "Yang pertama kali melihat korban adalah pihak keluarga, saat mereka melakukan penyisiran menggunakan jukung, kira-kira jam 11.30 wita," tutur Junetra.

Pada pukul 14.20 Wita jukung telah bersandar di Pelabuhan Banjar Nyuh, selanjutnya dibawa menuju Rumah Sakit Pratama. (rhm)
Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi

Berita Terbaru