menu
search

Eksplorasi Keindahan Laut Indonesia, Sea Safari Cruises Genjot Pasar Domestik

Minggu, 17 Februari 2019 : 12.38
Sea Safari Cruises yang memfokuskan wisata bahari mengajak wisatawan menjelajahi keindahan laut Indonesia
DENPASAR - Indonesia menyimpan kekayaan keindahan laut yang tiada duanya yang telah diakui wisatawan mancanegara namun potensi itu belum banyak dinikmati wisatawan domestik. Karena itulah, salah satu operator wisata bahari, Sea Safari Cruises, gencar untuk mempromosikan, mengenalkan potensi laut Indonesia ke pasar domestik.

Berbagai kegiatan digelar, guna mendongkrak pasar wisata dalam negeri, termasuk dengan menggelar kompetisi foto yang mengangkat kekayaan bawah dan atas laut nusantara. Lomba berhadiah total Rp150 juta itu, bertajuk Sea Safari Cruises Underwater Photo Competition 2019.

Direktur Marketing Sea Safari Cruises Eva Tanudjaja, menjelaskan, selama ini, paket wisata yang ditawarkan memang lebih mengenalkan potensi wisata khususnya di laut. Pihaknya mengajak wisatawan untuk menjelajahi obyek-obyek wisata yang terjauh dan jarang dikunjungi termasuk di wilayah Indonesia bagian timur.

Konsep paket wisata bahari berbeda dengan lainnya, di mana wisatawan diajak menjelajahi lokasi-lokasi menawan, baik untuk aktivitas snorkeling ataupun diving. Ditopang kapal khas phinisi yang dimiliki 14 kamar itu, Sea Safari Cruises membawa wisatawan menyusuri keanekaragaman hayati bawah maupun atas laut.

"Selama ini, hampir 70 persen yang datang, banyak dari wisatawan mancanegara seperti China, Vietnam dan Asia lainnya," tutur Eva di sela di Perairan Benoa, Denpasar, Sabtu 16 Februari 2019 petang.

Seperti saat ini, ada 260 penumpang rombongan dari Nepal dan Bangladesh yang ingin menikmati keindahan perairan Bali sembari dinner makan malam.

"Keindahan bawah dan atas laut Indonesia sangat indah, kami fokus pada diving yang sudah dilengkapi peralatan canggih untuk menjamin keselamatan," tuturnya.

Diakui Eva, wisatawan asing banyak yang berminat dengan paket wisata bahari yang ditawarkan Sea Safari Cruises, yang banyak menjelajahi Pantai Labuhan Bajo dan sekitarnya.

"Memang turis asing banyak yang berkunjung menikmati laut Indonesia dibanding wisatawan domestik, pasar domestik ini yang akan kami dorong lagi," tegasnya.

Pihaknya berharap melalui kompetisi foto bekerja sama dengan Kemenpar, Telkomsel dan Tiket.com, yang mengangkat potensi laut Indonesia, bisa lebih menggairahkan wisata bahari di Tanah Air.

Dalam kesempatan sama, Ketua Tim Percepatan Wisata Belanja dan Kuliner Kemenpar, Vita Datau Messakh, menambahkan, harus diakui alam Indonesia masih menjadi daya tarik pariwisata yang luar biasa.

Peluncuran event Sea Safari Cruises Underwater Photo Competition 2019.
"Alam masih menjadi daya tarik utama, ada wisataa budaya, alam buatan, yang pasti alam masih menjadi yang utama," tegas Vita. Kenapa banyak orang asing yang berwisata bahkan menetap di Indonesia tak lain karena nusantara ini memiliki magnet yang begitu besar.

"Menurut saya, wisata bahari sudaha cukup terekspos, memang pelaku bisnis perlu terus didorong untuk mempromosikan agar supaya paket-paket wisata bahari yang mereka buat laku," tuturnya.

Meski demikian, di jaman era digitalisasis seperti sekarang, banyak yang bisa melihat kekayaan laut Indonesia. Cukup pencarian di google bahkan ada terjemahan, sehingga tidak sulit, bisa diakses siapapun.

Karena itu, jika dibuat paket-paket wisata bahari menarik seperti yang dilakukan Sea Safari Cruises ini, menurut Vita, akan semakin banyak wisatawan tertarik. "Kita harus ekspose kekayaan laut Indonesia, di atas dan bawahnya, wisata bahari bisa terus dikembangkan," sambungnya.

Pihaknya mengapresiasi Sea Safari Cruises baik melalui paket-paket wisata bahari yang menarik maupun dengan berbagai kegiatan seperti kompetisi foto untuk mengangkat kekayaan laut Indonesia.

Dalam pengembangan pariwisata itu, bisa dilakukan Kemenpar dengan mitra-mitra co-branding melakukan kegiatan bersama, untuk mempromosikan keindahan Indoneia (Wonderfull Indonesia) dalam mendukung pencapaian kunjungan 20 juta wisman pada tahun ini. (rhm)
Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi

Berita Terbaru

Lihat Semua