menu
search

Dua Kapal Berbendera Malaysia Ditangkap Tim KKP di Selat Malaka

Selasa, 05 Februari 2019 : 09.20
Kapal penangkap ikan berbendera Malaysia diamankan tim KKP/humas kkp
JAKARTA - Dua kapal perikanan asing (KIA) berbendera Malaysia ditangkap tim kapal pengawas Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di perairan Zona Ekonomi Ekslusif Indonesia (ZEEI) Selat Malaka, Sabtu 2 Februari 2019.

Penangkapan dilakukan oleh Kapal Pengawas Perikanan (KP) Hiu 012 di bawah kendali Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP). Plt. Direktur Jenderal PSDKP, Nilanto Perbowo mengungkapkan penangkapan 2 (dua) KIA berbendera Malaysia dilakukan sekitar pukul 12.00 WIB sampai pukul 13.00 WIB.

"Dalam operasi yang dilakukan oleh KP. Hiu 012 untuk memberantas kegiatan penangkapan ikan secara ilegal (illegal fishing) di Wilayah Pengelolaan Perikanan Republik Indonesia (WPP-RI)," katanya dalam keterangan resminya, Jakarta (4/2/2019).

Kedua kapal yang ditangkap, yaitu: 1). KM. KHF 1980 (ukuran 63.74 GT, alat tangkap trawl, Nakhoda WN Thailand, dan 5 orang ABK WN Thailand), dan 2). KM. KHF 2598 (ukuran 64.19 GT, alat tangkap trawl, Nakhoda WN Thailand, dan 4 orang ABK WN Thailand).

Dua kapal tersebut ditangkap KP. Hiu 012 tanpa memiliki dokumen perijinan yang sah untuk melakukan penangkapan ikan di WPP-RI serta menggunakan alat tangkap yang dilarang Pemerintah Indonesia.

Selanjutnya, kedua kapal tersebut di kawal menuju Pangkalan PSDKP Lampulo untuk proses hukum oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Perikanan.

Dugaan pelanggaran kedua kapal tersebut yaitu Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 45 Tahun 2009 dengan ancaman pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan denda paling banyak Rp. 20 milyar. (rhm)

Rekomendasi

Berita Terbaru

Lihat Semua