menu
search

Denpasar Gandeng Tiga Negara Perkuat Kerja Sama LoL Menjadi MoU

Jumat, 08 Februari 2019 : 00.00
Rapat Kerja OPD di Kantor Wali Kota Denpasar
DENPASAR - Pemerintah Kota Denpasar secara intens selain terus menjalin kerjasama dengan beberapa daerah juga menggandeng sejumlah pihak luar negeri guna meningkatkan (Letter of Intent) LoL menjadi Memorandum of Understanding (MoU).

Sebelumnya, Pemkot Denpasar telah menjalin LoI (Letter of Intent) dengan tiga kota di tiga negara yakni Kota Mossel Bay Provinsi Cape Town Afrika Selatan, Kota Perth Australia dan Kota Gyeongju Korea.

Untuk mempermudah jalinan kerjasama dari dua daerah maupun negara ini, Pemerintah Kota Denpasar terus mendorong peningkatan kerjasama dari LoI menjadi Memorandum of Understanding (MoU) untuk kegiatan dari beberapa OPD di Pemerintah Kota Denpasar.

Guna menjalin MoU tersebut, beberapa beberapa persyaratan wajib dilengkapi, seperti halnya penyusunan draf kegiatan yang akan dikerjasamakan secara mendetail oleh OPD terkait di lingkungan Pemkot Denpasar.

"Susunan draft kegiatan saat ini harus terus dimaksimalkan, apakah disetujui oleh OPD terkait atau ingin ditambah atau dikurangi maka dilakukan rapat pembahasan rencana kerjasama sebagai pengajuan persetujuan memo MoU ini," ujar Asisten III Sekda Kota Denpasar IGN Eddy Mulya saat memimpin rapat di Ruang Praja Utama Kantor Walikota Denpasar, Kamis (7/2/2017).

Menurut Eddy kerjasama negara lain sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku harus ditingkatkan kapasitasnya dari LoI menjadi MoU.

Menindak lanjut LoI menjadi MoU harus melewati berbagai langkah pertama harus mendapat persetujuan DPRD Kota Denpasar, presentasi masing-masing OPD dilanjutkan dengan action plan dan menunggu hasil rapat kerja di DPRD.

Tentu poin kerjasamanya harus jelas, ruang lingkup dan kegiatan yang di MoU kan. Dari kerjasama tersebut tentunya harus ada manfaat serta keluaran dari kerjasama tersebut.

Dicontohkan, Bappeda Kota Denpasar menjalin MoU dengan Perth dalam ruang lingkup ekosistem ekonomi kreatif kegiatannya adalah program pertukaran wirausaha dan pemilik usaha rintisan (Start Up). Kerjasama ini akan bermanfaat kepada Pemerintah Kota Denpasar.

Sedangkan keluaran yang dihasilkan dari kerjasama tersebut adalah Pemerintah Kota Denpasar dalam menciptakan ekosistem ekonomi kreatif sebagai focus industry kreatif berdasarkan budaya local dapat tercapai.

Menjalin kerjasama itu memang sangat sulit, meskipun demikian Pemerintah Kota Denpasar terus berupaya melakukan yang terbaik. Mengingat MoU dengan beberapa negara membuktikan bahwa Pemerintah Kota Denpasar mampu mempublikasikan kegiatan OPD ke taraf internasional.

"Tentunya dengan adanya kerjasama antar daerah, utamanya kerjasama luar negeri ini tentunya diharapkan mampu menjadi ajang bertukar inovasi dan program sehingga dapat mendukung pembangunan Kota yang berkelanjutan menuju keaejahteraan rakyat," paparnya.

Kabag Kerjasama Kota Denpasar I Gusti Ayu Laxmy Saraswaty mengatakan, kerja sama Pemerintah Kota Denpasar di dalam negeri maupun luar negeri, akan ditingkatkan agar lebih berkualitas dan memiliki nilai tambah.

Dalam kerja sama itu yang paling ditekankan tentunya nilai manfaat ke dua daerah atau manfaat kedua negara. "Maka dari itu kami ingin masukan dari OPD terkait kegiatan yang ingin dikerjasamakan," ujarnya. (des)
Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi

Berita Terbaru

Lihat Semua