Bule Stres Rusak Ornamen Patung Catur Muka Ikon Kota Denpasar

Sabtu, 02 Februari 2019 : 21.56
Petugas Satpol PP Kota Denpasar mengamankan seorang wisatawan asing yang stress mengamuk
DENPASAR - Seorang wisatawan asing perempuan diduga stress atau mengalami gangguan kejiwaan melakukan aksi perusakan ornamen pada Patung Catur Muka di Kota Denpasar Bali Sabtu (2/2/2019) pagi.

Patung Catur Muka yang berada di Kawasan titik nol KM, merupakan ikon Ibu Kota Provinsi Bali itu. Aksi nekat warga negara asing yang tidak mengantongi identitas itu, dilihat warga yang melintas di lokasi.

Saksi menuturkan, kejadiannya diperkirakan pukul 05.30 Wita. Saat itu, pelaku menaiki awasan kolam di Patung Catur Muka dan membuka satu per satu ornamen teratai yang terdapat di dasar patung.

Sat Pol PP bersama TNI yang bertugas di Makodam yang mendapat laporan berhasil mengamankan pelaku lanjut digiring ke Kantor Sat Pol PP Kota Denpasar. “Kira-kira jam setengah enam pagi, bulenya langsung naik dan membuka ornamen teratai yang berbahan dari tempelan kuningan,” jelasnya warga tadi.

Akibat ulah bule itu, 10 dari 16 kelopak teratai ornamen di Patung Catur Muka rusak. Hal yang sama juga terjadi pada ornamen bebadungan lainya dan pipa air mancur. Kasat Pol PP Kota Denpasar, Dewa Gede Anom Sayoga menyesalkan aksi perusakan ikon Denpasar ini, ditambah lagi pelakunya warga asing.

Kata dia, mestinya wisatawan atapun WNA yang ke Bali, utamanya Kota Denpasar menjunjung tinggi dan ikut menjaga ketertiban umum. “Bukannnya ikut menjaga ketertiban umum, malah merusak fasilitas ada, apalagi ini ikon Kota,” jelasnya lagi.

Petugas saat melakukan pemeriksaan, WNA itu malah mengamuk dan sempat menggigit kaki petugas. “Dia justru bernyanyi dam mengamuk, sulit diajak berkomunikasi dan cenderung sangat membahayakan,” ujar Sayoga.

Demi menjaga kondusifitas Sat Pol PP Denpasar bekerjasama denga Dinas Sosial, BPBD dan Dinas Kesehatan telah melakukan pemeriksaan kejiwaan. Atas rekomendasi tim dari Dinas Kesehatan inilah maka WNA berjenis kelamin perempuan ini dibawa ke RSJ Proinsi Bali di Bangli.

Dinas Perumahan, Kawasan Perumkiman dan Peranahan Kota Denpasar selaku pengelola patung mengatakan bahwa tim nya saat ini tengah bergerak dan melaksanaka identifikasi serta penghitungan terhadap kerugian akibat adanya perusakan Patung Catur Muka ini. (rhm)
Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi

Berita Terbaru