Angkutan Siswa Trans Serasi Tabanan Siap Lebarkan Sayap

Senin, 11 Februari 2019 : 11.24
Armada Trans Serasi Tabanan sedang parkir menunggu siswa SMP pulang sekolah
TABANAN - Program Trans Serasi Pemerintah Kabupaten Tabanan, Bali yang digawangi Dinas Perhubungan Tabanan pada tahun 2019 ini akan kembali melebarkan sayap. Bila pada tahun 2018 lalu hanya menjangkau 15 zona operasional Sekolah Menengah Pertama (SMP) tahun ini akan menambah zona operasional layananan tiga SMP lagi.

"Tiga SMP yang akan dilayani angkutan Trans Serasi mulai awal Juli nanti adalah SMP 1 Selemadeg, SMP 2 Selemadeg Timur dan SMP 5 Baturiti. Selain jumlah layananannya bertambah, jumlah aramadanya juga akan ditambah sesuai kebutuhan," ujar Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tabanan I Made Agus Hartawiguna saat ditemui wartawan di Kantor Bupati Tabanan, Senin (11/2/2019).

Menurut Agus Hartawiguna, Program Trans Serasi yang dicanangkan sejak tahun 2014 ini dari tahun ke tahun selalu diditingkatkan kualitas dan kuantitasnya. Pada saat diluncurkan hanya melayani empat zona operasioanal atau empat SMP dengan 94 armada angkot, kini sudah melayani 15 zona operasional yang tersebar di Kabupaten Tabanan.

"Saat ini ada 186 armada berupa angkot, Elf dan bus yang melayani 15 zona operasional. Demikian juga dengan dana yang dialokasikan. Bila saat peluncuran tahun 2014 lalu alokasi dananya baru Rp 1 miliar, saat ini sudah sekitar Rp 13 miliar. Selalu ada peningkatan kuantitas dan kualitas," katanya.

Menurut Kadishub Agus Hartawiguna, Program Trans Serasi merupakan program transportasi atau angkutan sekolah untuk para siswa SMP. Para siswa SMP ini gratis naik angkot/armada Trans Serasi saat berangkat dan pulang sekolah.

"Program ini digulirkan di antaranya karena adanya berbagai permasalahan mendesak yang harus segera dicarikan solusinya. Di antaranya lahan parkir yang terbatas, tingginya penggunaan sepeda motor di kalangam siswa SMP, kemacetan, kecelakaan yang melibatkan siswa dan rendahnya penggunaan angkot," katanya saat ditanya latar belakang diluncurkannya program unggulan Pemkab Tabanan yang sudah beberapa kali diganjar penghargaan dari pemerintah pusat dan swasta.

Berkat adanya program Trans Serasi ini, berbagai permasalahan yang melatarbelakangi munculnya program ini bisa diatasi. Selain itu, secara tidak langsung juga melatih anak-anak SMP yang memanfaatkan Trans Serasi menjadi lebih disiplin saat berangkat dan pulang sekolah tepat waktu karena mereka harus menunggu angkutan pada jam yang sudah ditetapkan.

"Selain itu, angkot di Tabanan yang sebelumnya mati suri juga kembali beroperasi dan bergairah. Ada perputaran ekonomi karena para sopir angkot peserta Program Trans Serasi ini mendapat upah mengangkut siswa dari Pemkab Tabanan berkisar Rp 150.000-200.000 per hari sesuai dengan jenis armada yang digunakan," pungkasnya. (gus)

Rekomendasi