menu
search

Akhir 2018, Realisasi KUR di Denpasar Capai Rp 118 triliun

Jumat, 08 Februari 2019 : 01.30
Kadis Koperasi Ussaha Kecil dan Menengah Denpasar Made Erwin Suryadarma Sena memimpin rapat koordinasi KUR
DENPASAR - Tootal realisasi KUR di Kota Denpasar sampai dengan 30 November 2018 sebesar Rp118 triliun atau sebesar 95,7% dari target tahun 2018 sebesar Rp123,801 triliun.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Dinas, Koperasi Usaha Kecil & Menengah Pemerintah Kota Denpasar, Made Erwin Suryadarma Sena, seusai rapat koordinasi KUR, di Ruang Praja Madya, Kantor Walikota Denpasar, Kamis (7/2/2019).

Pengembangan ekonomi khususnya dalam bidang industri kreatif di Kota Denpasar menjadi salah satu fokus utama Pemerintah Kota Denpasar.

Hal tersebut menjadi alasan mengapa serapan KUR (Kredit Usaha Rakyat) pada saat ini akan difokuskan ke pelaku UMKM khususnya bagi anak-anak muda kreatif yang saat ini memiliki peluang besar dalam dunia usaha.

Cakupan dalam sektor pariwisata juga terus digencarkan agar serapan KUR semakin optimal, mengingat potensi usaha dibidang pariwisata cukup banyak. Rapat koordinasi ini dilakukan untuk semakin menguatkan sinergitas jajaran OPD terkait, dan tentunya Bank-Bank yang menyalurkan KUR kepada masyarakat.

Selain itu, serapan KUR yang efektif, efisien dan tepat sasaran menjadi acuan Pemerintah Kota Denpasar, sehingga masyarakat mampu memanfaatkan peluang ini dengan baik.

“Hadirnya KUR ini dapat benar-benar bermanfaat untuk pelaku-pelaku usaha, sehingga hadirnya KUR mampu memperkuat ekonomi kreatif yang ujungnya mampu menciptakan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Erwin.

Diketahui, plafon penyaluran KUR tahun 2019 sebesar Rp 140 Triliun. Bunganya tetap 7%, pertimbangan komite tersebut melihat pertumbuhan ekonomi 2018 yang diperkirakan mencapai 5,2%.

Kemudian pertumbuhan kredit UMKM sebesar 8,48% serta ingkat inflasi sampai dengan September 2018 yang masih terjaga di tingkat 2,88%. Menurut Erwin, Saat ini, total realisasi KUR sampai dengan 30 November 2018 sebesar Rp118 triliun (95,7%) dari target tahun 2018 sebesar Rp123,801 triliun.

“Capaian ini tentu sudah cukup baik, tinggal terus digencarkan, karena tujuan kami tidak hanya serapan yang tinggi, namun juga ketepatan sasaran penyerapan, terlebih anak-anak muda terus kami dorong agar tidak takut memulai usaha, karena sudah ada KUR,” imbuhnya. (des)

Rekomendasi

Berita Terbaru

Lihat Semua