Youth Entrepreneur Camp Bekali Pelajar RI Wawasan Kewirausahaan Sosial

Sabtu, 05 Januari 2019 : 16.38
Para peserta Youth Entrepreneur Camp yang digelar Citi Indonesia dan Prestasi Junior Indonesia
JAKARTA - Sekita 500 pelajar SMA dan SMK di lima kota di Indonesia (Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya dan Denpasar) berkesempatan mengikuti kegiatan Kewirausahaan 'Youth Entrepreneur Camp' yang diharapkan dapat menjadi bekal mereka dalam membangun usaha mikro.

Ajang inu diselenggarakan oleh Citi Indonesia (Citibank) melalui payung seluruh kegiatan CSR-nya, Citi Peka (Peduli dan Berkarya), bersama dengan Prestasi Junior Indonesia (PJI). Mengusung tema ‘Sociopreneur, Now and Future!’, kegiatan bertujuan memberikan wawasan dan inspirasi mengenai konsep dan potensi masa depan kewirausahaan sosial kepada para pelajar.

"Harapannya, para pelajar dapat termotivasi untuk membangun usaha mikro yang dapat memberikan dampak positif bagi komunitas dan lingkungan sekitar," ujar Director, Country Head of Corporate Affairs Citi Indonesia Elvera N. Makki dalam rilis, Sabtu (5/1/2018).

Ia mengungkapkan, kreativitas dan inovasi digagas generasi muda dapat melahirkan sumber ekonomi baru yang akan jadi motor penggerak ekonomi Indonesia saat ini dan dimasamendatang.

Dengan menyiapkan kemampuan kewirausahaan dan membangun jiwa sosial sejak dini, kami percaya akan semakin banyak generasi muda yang siap dan mandiri dalam membangun bisnis berdaya saing tinggi sekaligus peduli dengan kesejahteraan komunitas.

"Ini merupakan wujud komitmen Citi Indonesia untuk memberikan kesempatan ekonomi bagi pemuda atau youth economic opportunities serta mendukungpertumbuhan ekonomi, terutama yang diinisasi oleh kalangan muda,” tuturnya.

Para peserta merupakan generasi muda (generasi Z) yang cenderung lebih mandiri, produktif dan berorientasi pada hasil.

Berdasarkan data High School Careers Study yang dikeluarkan oleh Millennial Branding, generasi Z memilih untuk menghabiskan sebagian waktu luangnya untuk kegiatan yang produktif dan kreatif, dan 62% diantaranya ingin memulai wirausaha daripada bekerja di perusahaan yang sudah mapan.

Melihat tingginya minat generasi muda untuk mulai berwirausaha, Youth Entrepreneur Camp menjadi saranayang tepat untuk membantu mereka mengasah kemampuan bisnis yang inovatif. Selain itu, mendapatkan pemahaman mengenai konsep sociopreneur dan potensinya untuk menjadi solusi dalam menyelesaikan permasalahan sosial.

Academic Advisor Prestasi Junior Indonesia Robert Gardiner mengungkapkan, sejak 2014, PJI bersama Citi Indonesia telah berhasil memberikan manfaat melalui edukasi kewirausahaan kepada lebih dari 37.000 siswa-siswi dari 112 SMA dan SMK di Indonesia.

"Fokus kami pada tahun kelima ini adalah mengoptimalkan potensi diri dan kemampuan para pelajar dalam membangun sebuah bisnis yang berkelanjutan," imbuh Robert. Dengan menghadirkan sejumlah pengusaha dan praktisi bisnis, mereka dapat belajar secara langsung untuk mengembangkan strategi yang mumpuni dan mengikuti tren bisnis masa kini.

Youth Entrepreneur Campdiselenggarakan secara bertahap pada 15 Desember 2018 hingga 4 Januari 2019, dengan melibatkan para pelajar dari 25 SMA dan SMK di lima kota di Indonesia:
  • Bandung (15-16 Desember 2018) diikuti oleh SMAN 1 Cisarua, SMAN 1 Ngamprah, SMAN 10 Bandung, SMAN 11 Bandung, dan MAN 2 Bandung;
  • Surabaya (15-16 Desember 2018) diikuti oleh SMAN 6 Surabaya, SMAN 16 Surabaya, SMAN 1 Waru, SMAN 3 Sidoarjo, dan SMKN 3 Buduran;
  • Jakarta (19-20 Desember 2018) diikuti oleh SMAN 81 Jakarta, SMKN 5 Jakarta, SMKN 26 Jakarta, SMKN 63 Jakarta, dan SMK Bina Informatika;
  • Semarang (20-21 Desember 2018) diikuti oleh SMAN 3 Semarang, SMAN 5 Semarang, SMKN 9 Semarang, SMA Karangturi, dan SMA Teuku Umar;
  • Denpasar (3-4 Januari 2019) diikuti oleh SMAN 2 Denpasar, SMAN 4 Denpasar, SMKN 3 Denpasar, SMK Bintang Persada, dan SMK Pariwisata Harapan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program edukasi ‘Youth Sociopreneurship Initiative’ yang digagas oleh PJI bersama Citi Indonesia serta didukung pendanaan dari Citi Foundation. Melalui program ini, para pelajar dibina untuk mendirikan dan mengoperasikan sebuah perusahaan (SC-Student Company) di sekolah.

Hal ini termasuk menciptakan ide produk, merencanakan strategi bisnis, melakukan penjualan produk, hingga likuidasi perusahaan. Selama periode program, para pelajar juga akan mendapatkan pendampingan bisnis secara intensif dari mentor PJI dan karyawan Citibank yang tergabung dalam Citi Volunteers. (rhm)
Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi

Berita Terbaru