Terjebak Longsor di Bangli, Warga Dievakuasi Gunakan Perahu

Jumat, 18 Januari 2019 : 07.19
Longsor di Bukit Abang, Kintamani, Bangli/istimewa
BANGLI - Warga dievakuasi menggunakan perahu ketika terjebak saat musibah longsor di Desa Buahan Kecamatan Kintamani, Bangli. Akibat hujan deras, tanah Bukit Abang setinggi 80 meter di wilayah itu, longsor, Kamis (17/1) sekitar pukul 14.00 Wita.

Material tanah dan bebatuan menutupi badan jalan sepanjang 25 meter, sehingga akses jalan dari Desa Buahan menuju Desa Abang, Batudinding, Trunyan lumpuh total.

"Begitu mendapat laporan dari warga bahwa ada bencana tanah longsor, personel Polsek Kintamani langsung mendatangi lokasi. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini," ujar Kasubag Humas Polres Bangli, AKP Sulhadi dalam keterangan resminya.

Pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan petugas BPBD dan perangkat desa setempat terkait proses pembersihan material tanah longsor. "Karena cuaca gelap dan khawatir terjadi longsor susulan, maka proses pembersihan tanah dan bebatuan akan dilakukan besok. Ini untuk keamanan," terang AKP Sulhadi.

Sejumlah warga yang terjebak tanah longsor, saat menuju Desa Abang Batudinding dan Trunyan dievakuasi menggunakan perahu milik nelayan setempat. Turut membantu evakuasi personel Sat Polair Polres Bangli. Evakuasi menggunakan perahu milik warga, karena kapal milik Polair tidak bisa bersandar di tepi danau.

"Kami mengimbau warga, agar tidak mendekati TKP, karena tanah masih terlihat labil disekitar lokasi. Kemudian warga yang ingin melintas agar mencari jalan alternatif lain," imbuhnya. (rhm)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi