Pimpin KKP, Menteri Susi Sebut Lakukan Efisiensi Hingga Rp 9 Triliun

Sabtu, 26 Januari 2019 : 23.27
Menteri KKP Susi Pudjiastuti saat menjadi pembicara dalam "Culture Fair 2019" yang digelar Bank Indonesia, Jakarta/humas kkp
JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menegaskan berbagai gebrakan dan strategi kepemimpinannya diterapkan hingga pada awal memimpin kementerian KKP mampu melakukan efisiensi anggaran sebesar Rp9 Triliun.

Hal itu disampaikan Susi saat menjadi salah satu pembicara dalam acara “Culture Fair 2019” yang diselenggarakan Bank Indonesia (BI) di Halaman Gedung B, Kantor BI Jakarta, Jum’at (25/1/2019).

Dalam kegiatan mengapresiasi hasil kinerja insan BI tahun 2018, Menteri Susi membagikan pengalamannya dalam memimpin KKP di hadapan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo beserta ribuan pegawai Bank Indonesia yang hadir.

Berbagai upaya dan strategi yang telah dilakukan, terutama dalam melakukan efisiensi anggaran hingga perubahan budaya kerja di kementeriannya pimpin selama empat tahun. "KKP melakukan penghematan anggaran berdasarkan pengeluaran dirjen maupun direktorat masing-masing sehingga ukuran efektivitas dan efisiensi kerja dapat tercapai,” ujarnya.

Efisiensi dilakukan membuahkan hasil. Pada tahun pertama memimpin KKP, terjadi penghematan anggaran kementerian sebesar Rp 9 triliun yang kemudian dikembalikan kepada negara. “Saya punya pengalaman memimpin perusahaan selama beberapa tahun. Pengalaman tersebut saya coba terapkan di KKP, terutama tentang masalah anggaran-anggaran,” imbuh Susi.

Selain itu, Menteri Susi juga menyoroti mengenai sumber daya manusia (SDM). “Kalo tenaga pemerintah tidak bagus, pelayanan kepada masyarakat juga tidak bagus,” ucap Susi. KKP melakukan regenerasi pegawai yang telah memasuki masa pensiun dini 1.000 pegawai baru.

“Kita ambil 1.000 cumlaude. The better human capital untuk government. Tapi tidak mudah karena banyak aturannya. Mudah-mudahan tahun ini dapat terealisasi,” terangnya. Sebelum mengakhiri sambutan, Menteri Susi menjabarkan capaian yang diraih KKP sepanjang masa kepemimpinannya (2014-2019).

“Sekarang neraca perdagangan perikanan Indonesia nomor 1 di Asia Tenggara. Konsumsi (ikan) dalam negeri juga terus meningkat. Ikan pun mudah dan gampang diperoleh. Kemudian ekspor juga naik 11%. Semua dimulai dari change”, tutup Menteri Susi.

Acara kemudian ditutup dengan pertukaran cenderamata antara Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dan dan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo. (rhm)
Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi

Berita Terbaru