menu
search

Operasi Pasar Bulog Efektif, Jokowi: Saya Lihat Harga Beras Stabil

Jumat, 04 Januari 2019 : 17.41
Presiden Jokowi memantau harga beras dan daging ayam saat blusukan di Pasar Ngemplak Tulungagung, Jatim/biro pers setpres
TULUNGAGUNG - Presiden Joko Widodo mengatakan operasi pasar Bulog cukup efektif dalam menstabilkan harga beras sebagaimana dilihat saat blusukan di Pasar Pasar Grosir Ngemplak di Desa Botoran, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur

Presiden yang datang dengan mengenakan kemeja putih lengan panjang sesekali melayani permintaan para pedagang maupun pengunjung untuk berswafoto, Jumat (4/1/2019).

Presiden berdialog dengan pedagang mengenai harga beras terkini di salah satu kios. Dia juga menyambangi kios operasi pasar Bulog yang menjual beras dengan harga Rp8.500 per kilogram.

"Yang pertama saya lihat beras, karena ini pengaruhnya terhadap inflasi," ujar Jokowi dalam lokasi terpisah. Dalam kunjungannya itu, ia menemukan harga beras di pasaran relatif stabil. Operasi pasar Bulog di bulan Januari ini membantu stabilnya harga tersebut.

"Stabilisasi lewat operasi pasar Bulog saya kira mulai efektif. Biasanya kalau kita lihat setiap Desember dan Januari naiknya pasti tinggi," tandasnya. Kepala Negara melihat stabilnya harga beras termasuk pasokan beras medium juga tercukupi.

"Harganya tadi kita cek langsung Rp8.500 (per kilogram)," sebut Jokowi. Satu kios lainnya yang dikunjungi ialah kios daging ayam ras. Jokowo berdialog dengan pedagang sambil memantau naik-turunnya harga daging ayam.

Di pasar tersebut, Kepala Negara diketahui berbelanja 5 kilogram beras dan 4 kilogram daging ayam ras.

"Yang stabil kita cek, tapi yang naik juga kita cek. Yang naik itu tadi adalah daging ayam, naik Rp1.000 dari Rp31.000 menjadi Rp32.000 per kilo. Meskipun naiknya Rp1.000 ini akan kita perhatikan," tuturnya.

Setelah selama kurang lebih 30 menit di Pasar Ngemplak, Presiden Jokowi meninggalkan lokasi untuk beranjak ke acara berikutnya. Turut mendampingi Presiden, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, dan Gubernur Jawa Timur Soekarwo. (rhm)
Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi

Berita Terbaru

Lihat Semua