Melanggar Disipilin Berlalulintas, Seorang Anggota Polda Bali Diganjar Push Up - Kabarnusa.com

Melanggar Disipilin Berlalulintas, Seorang Anggota Polda Bali Diganjar Push Up

Kamis, 24 Januari 2019 : 14.52
Provost Polda Bali memeriksa kelengkapaj surat kendaraan bermotor anggota, PNS hingga pejabat utama/bidhumas
DENPASAR - Provos Polda Bali menegakkan disiplin tanpa pandang bulu bagi anggota Polri dan PNS hingga pejabat utama tak luput dari razia tertib berlalulintas. Bahkan, anggota yang terbukti melanggar diminta push up sebanyak 20 kali.

Razia ditegakkan sebagai upaya mensukseskan program pemerintah “Millenial Road Safety Festival”, Provos Polda Bali menggelar razia kendaraan di pintu masuk Mapolda Bali, Kamis (24/1/2019).

Tanpa kecuali, semua kendaraan yang masuk diperiksa satu per satu, termasuk kendaraan pejabat utama. Razia kendaraan dimulai pukul 06.15 Wita dipimpin Kasubbid Provos Bid Propam Polda Bali, AKBP Anak Agung Gede Rai Laba.

Pemeriksaan menitikberatkan kelengkapan identitas dalam berkendara seperti SIM dan STNK. Namun demikian kelengkapan kendaraan juga diperiksa dengan teliti.

Kasubbid Provos Bid Propam Polda Bali didampingi Kanit Hartib II, AKP Ni Luh Suryawati mengungkapkan, kegiatan ini untuk meningkatkan disiplin anggota Polri dan PNS Polda Bali.

"Disamping itu, kegiatan ini juga untuk mensukseskan program pemerintah “Millenial Road Safety Festival” dan tindak lanjut dari commander wish Kapolda Bali pada poin 9, yaitu menjadikan Bali sebagai model tertib berlalulintas,” tandas Suryawati.

Saat ini, Polda Bali tengah gencar mensosialisasikan tertib berlalulintas ke semua elemen masyarakat, terutama kalangan milenial. Tujuannya adalah agar masyarakat membudayakan tertib berlalulintas sehingga angka lakalantas dapat ditekan.

“Polri sebagai garda terdepan dalam menggelorakan tertib berlalulintas harus disiplin. Jangan sampai kita sendiri yang tidak disiplin berlalulintas. Untuk itu, mari kita sukseskan program pemerintah dan commander wish Kapolda Bali,” sambung dia.

Pada pemeriksaan kendaraan ini, petugas Provos menemukan satu pelanggaran karena menggunakan spion kecil. Anggota Polri tersebut diberikan tilang provos, dan tindakan disiplin berupa push up sebanyak 20 kali.

Pihaknya akan terus melaksanakan kegiatan Gaktibplin dengan merubah tempat dan waktu pelaksanaan razia. “Hari ini razia digelar di pintu masuk pada pagi hari, mungkin besok razia digelar di jalan raya pada siang hari atau saat anggota Polri atau PNS pulang kantor,” imbuh Gede Laba. (rhm)
Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi

Berita Terbaru