menu
search

Jatuh ke Jurang saat Bersepeda, Seorang Advokat Meninggal di Buleleng

Minggu, 13 Januari 2019 : 12.02
Sepeda gayung yang dipakai korban bersepeda nyangkut di pohon/istimewa
BULELENG - Harjono Ratmono seorang advokat di Denpasar ditemukan meninggal dunia di dalam jurang sedalam sekira lima meter di daerah Kecamatan Kubutambahan Buleleng. Diduga korban kehilangan kendali atau out of control saat bersepeda gayung di lokasi jalanan berkelok dan turunan di jalan arah Singaraja - Klandis

Pria berusia 48 tahun itu ditemukan persis di Banjar dinas Klandis Desa Pakisan Kecamatan Kubutambahan KM. 28,600. "Kejadiannya pukul 16.00 WITA," dalam keterangan pers Sabtu 12 Januari 2019.

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka robek pada bibir, luka pada pipi kiri, mengeluarkan darah dari telinga dan hidung. Dengan luka parah itu, korban dinyatakan meninggal di TKP oleh dokter Puskesmas Kubutambahan 2 yang sempat menangani.

Informasinya, korban bersama beberapa rombongan bersepeda sebanyak 6 orang berangkat dari Denpasar menuju Lovina.

Sesampai di lokasi, karena jarak berjauhan diperkirakan korban yang mengayuh sepeda tidak bisa menguasasi sepeda di jalan turunan tikungan kekanan dan terjun ke jurang kurang lebih sedalam 5 meter.

Saat korban dalam keadaan luka parah itu ditemukan oleh salah seorang rekannya Putu Oka Semadi. Semadi yang ikut di dalam mobil melihat sepeda korban nyangkut di kayu, kemudian saksi turun menemukan korban berada di bawah dalam posisi rebah.

Telah dilakukan olah Tkp oleh unit lantas Polsek Kubutambahan bersama unit laka Polres Buleleng dan mengambil tindakan menolong dan membawa kirban ke RSUD Buleleng. Kasusnya masih dalam penganan Unit Lantas Polsek Kubutambahan bersama sama dengan unit laka Polres Buleleng. (rhm)

Rekomendasi

Berita Terbaru

Lihat Semua