menu
search

FBN Bali Raih Nominasi Penghargaan Bela Negara Kementerian Pertahanan

Senin, 28 Januari 2019 : 22.30
Ketua Forum Bela Negara (FBN) Provinsi Bali Agustinus Nahak
DENPASAR - Forum Bela Negara (FBN) Provinsi Bali telah menjadi nominator dari Kementerian Pertahanan RI sebagai Organisasi Kemasyarakatan yang telah berkiprah dalam diseminasi informasi penguatan bela negara pada tahun 2019.

Atas penghargaan itu, FBN Bali patut bangga dan menjadi motivasi tersendiri bagi organisasi ini ke depan lebih aktif dalam membantu Kementerian Pertahanan khususnya sosialisasi bela negara.

Ketua FBN Bali, Agustinus Nahak mengungkapkan, pemerintah melalui Kementerian Pertahanan RI telah memberikan Nominasi sebagai Organisasi Kemasyarakatan yang telah berkiprah dalam diseminasi informasi penguatan bela negara kepada FBN Provinsi Bali beberapa waktu lalu.

"FBN dinilai cukup aktif membantu Kemenhan RI dalam memberikan sosialisasi bela negara kepada masyarakat," ujar Agus di sela perayaan Hari Natal dan Menyambut awal tahun 2019 di Kuta, Senin (28/1/2019) malam.

Agustinus mengingatkan seluruh anggota dan Satuan Tugas (Satgas) FBN Bali, untuk selalu berperan memperkuat pemahaman tentang bela negara dan kecintaan terhadap bangsa dan negara. Menurutnya, bela negara itu sangat sederhana tidak harus militerisme, angkat senjata di medan perang.

Bicara bela negara itu gampang saja. Ketika punya prestasi yang cemerlang, sesuatu untuk bangsa ini, itulah bela negara. Mengajak perbuatan positif sekecil apapun, seperti membuang sampah pada tempatnya, kata dia, sejatinya merupakan salah satu bentuk bela negara.

Jajaran pengurus FBN Provinsi Bali pada perayaan Natal dan Tahun Baru 2019 di Kuta, Badung
Untuk itu, Agustinus mengajak jajarannya menjadikan citra organisasi FBN sebagai garda terdepan dalam menebarkan virus-virus bela bangsa. Hal itu harus dimulai dari keluarga dan lingkungan terdekat masing-masing.

Jangan sampai ada keretakan sesama anak bangsa. Harus dihindari namanya hoaks, fitnah yang bisa menimbulkan perpecahan dan keretakan.

"Ini yang FBN tidak ingin terjadi, saya berinisiasi agar ajang Natal dan Tahun Baru ini, ajang silaturahmi kepada pengurus FBN Bali, untuk membahas program yang sudah dilaksanakan tahun 2018 dan akan direncanakan tahun 2019," jelas advokat muda ini.

Sedangkan Penasehat FBN Bali Pdt Jonatan Seoharto juga mengingatkan, pentingnya menebar kasih dan spirit natal untuk selalu mengedepankan silaturahmi hubungan persaudaraan dengan semua pemeluk agama lain,

"FBN dikenal sebagai organisasi kemasyarakatan memiliki pandangan toleransi keberagaman yang tinggi dalam bingkai NKRI," demikian Jonathan. Acara perayaan natal dan tahun baru itu berlangsung sederhana dan khidmat, dihadiri ratusan pengurus dan aggota FBN Bali. (rhm)
Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi

Berita Terbaru

Lihat Semua