menu
search

12 Siswa SMPN 3 Denpasar Berkompetisi di Thailand Inventors Day 2019

Selasa, 29 Januari 2019 : 07.00
Wali Kota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra memberikan selamat kepada siswa SMPN 3 Denpasar yang akan berkompetisi di Thailand
DENPASAR - Sebanyak 12 siswa SMPN 3 Denpasar mengikuti kompetensi (lomba) Penelitian dalam ajang Thailand Inventors Day 2019 yang terselenggara di Bangkok International Trade and Exhibition Center (BITEX) Bangkok Thailand.

Kegiatan berlangsung 2 hingga 6 Februari mendatang itu mendapat apresiasi Wali Kota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra saat mereka melakukan audidensi di Kediaman Walikota Denpasar, Senin 28 Januari 2019.

Kepala Sekolah SMPN 3 Denpasar I Wayan Murdana bersama siswa-siswa yang berkompetensi memohon doa restu kepada Wali Kota Rai Mantra.

Murdana menjelaskan, ada tiga judul penelitian yakni Supercapacitor from Dried Ketapang Leaves (Terminalia catappa), Prototype of Sea Ship Body Material from the Combination of Ketapang Leaf Waste (Erythrina variegate) dan Biopolymer Made of Seaweed (Ulva lactuca) as an Artificial Bone.

Dari tiga judul penelitian yang paling unik adalah menjadikan daun ketapang menjadi sebuah body kapal laut. "Semua siswa ini telah maksimal melakukan penelitian, kami harapkan hasil penelitian ini bisa memberikan hasil yang terbaik dan bermanfaat," ujarnya.

Pihaknya akan selalu melibatkan anak-anak dalam lomba penelitian untuk meningkatkan pengalaman dan kemampuan siswa dalam bidang penelitian khususnya dalam kompetensi inovasi produk. Juga untuk menambah wawasan siswa mengenai inovasi-inovasi produk yang ada di luar negeri khususnya di Thailand.

Dikatakan, SMPN 3 Denpasar sering mengikuti lomba penelitian baik tingkat nasional maupun internasional. Semua itu bisa dilakukan karena pihak sekolah selalu jeli melihat kemampuan anak-anaknya.

"Maka dari itu setiap anak selalu dilihat kompetensinya, bagi anak yang berkompetensi di bidang penelitian maka kami akan mengembangkan kreativitasnya untuk diikutkan lomba di tingkat Internasional," tutur dia.

Wali Kota Rai Mantra memberikan apresiasi kepada seluruh siswa yang akan mengikuti kompetensi di Thailand. Dengan mengikuti lomba ini Rai Mantra berharap anak di Kota Denpasar memiliki inovasi dan kreatifitas.

Dengan mengikuti lomba ini Rai Mantra berharap anak-anak memiliki pengalaman yang baik. Karena dengan pengalaman anak-anak menjadi tumbuh dan mandiri.

Tidak hanya itu dengan kreatifitas yang inovatif maka kedepan anak-anak tersebut akan menjadi orang yang hebat asal mentalnya harus diasah juga. Untuk mewadahi anak-anak kreatifitas maupun para peneliti Rai Mantra mengaku akan menjadikan Rumah Pintar sebagai tempat Peneliti Muda Denpasar.

"Maka semua peneliti yang ada di Denpasar bisa berkumpul dan melakukan penelitian atau konsultasi dengan sesama teman peneliti. Jika hal ini jalan maka Denpasar akan menjadi hebat," imbuhnya.

Ni Made Galuh Cakrawati Dharma Wijaya salah satu siswa akan menampilkan hasil penelitiannya tentang daun ketapang menjadi bodi kapal laut. Penelitiannya ini ditemukan karena melihat fenomena bahwa bodi kapal laut di indonesia banyak di import dari luar negeri.

Setelah melakukan penelitian dan riset di internet terungkap daun ketapang bisa dijadikan body kapal laut. Bahkan setelah diuji Universitas Udayana ternyata daun ketapang itu tahan benturan, tahan patah, dan bisa mengapung dan serapan airnya sangat bagus. (rhm)
Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi

Berita Terbaru

Lihat Semua