Sosok Ibunda Sujiatmi Notomiharjo di Mata Presiden Jokowi

Minggu, 23 Desember 2018 : 00.00
Ibunda Presiden Joko Widodo
JAKARTA - Presiden Joko Widodo merasakan peran penting sang Ibunda Sujiatmi Notomiharjo yang membesarkan dan mengajarkannya tentang nilai kesederahaan dan kejujuran dalam mengarungi kehidupan.

Momen peringatan Hari Ibu 22 Desember 2018 digunakan Presiden Joko Widodo untuk mengucapkan selamat Hari Ibu kepada sosok yang telah melahirkan dan membesarkannya. Acara bincang-bincang di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu, 22 Desember 2018, Ibunda Presiden Jokowi, Sudjiatmi Notomiharjo diberikan kejutan anak sulungnya itu.

Tayangan video ucapan dari Presiden untuk sang Ibu diputarkan. Presiden saat itu sedang melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Sulawesi Selatan. "Ibu mohon maaf saya tidak sowan dan sungkem di Hari Ibu ini. Saya ingin mengucapkan terima kasih untuk semua perjuangan Ibu," ucap Presiden di video tersebut.

Jokowi teringat ibuna yang terus memberikan semangat untuk tetap optimis, untuk sekolah di mana saja. "Ketika usaha saya bangkrut, juga ibu menguatkan dengan senyum yang sangat ikhlas, seakan mengatakan untuk terus terus berikhtiar, terus tetap berikhtiar," ucapnya.

Begitu besar pengurbanan Sang Ibu, membuat Jokowi merasa tidak mampu untuk membalas semua kebaikan dan perjuangannya. "Namun saya akan berusaha terus menjadi putra ibu yang baik, putra ibu yang terbaik. Selamat Hari Ibu 22 Desember 2018," lanjutnya.

Sudjiatmi tampak berkaca-kaca melihat tayangan tersebut, lalu kemudian mengambil beberapa helai tisu untuk mengusap air matanya.

Dalam bincang-bincang tersebut, Sudjiatmi bercerita mengenai bagaimana ia membesarkan sosok Presiden Jokowi, mulai dari kebiasaan menyanyikan lagu "Tak Lelo Lelo Tedung" saat meninabobokan anaknya itu sewaktu bayi.

"Sampai 2 tahun, waktu itu masih kecil, sampai punya adik. Biasanya 15 menit (menyanyikannya)," kata Ibu Sudjiatmi.

Di hadapan para hadirin yang memenuhi ruangan, ia juga bercerita mengenai nilai-nilai apa saja yang ia tanamkan kepada Jokowi kecil. Ia selalu menggunakan kata-kata yang halus dan manis saat menasihati anak-anaknya.

"Saya mengajarkan dari dulu itu, anak-anak saya sudah saya pesan dari kecil, 'Besok kamu mau jadi apa saja boleh, terserah pilihanmu. Tapi pesan ibu harus jujur ya. Selalu jujur diingat terus. Orang hidup harus mau bekerja keras, jujur, tulus, dan ikhlas," sambung Jokowi mengutip pesan sang Ibu.

Dengan memegang prinisp itu, dimanapun berada pasti akan merasakan kebehagiaan. Tidak ada beban, tidak ada apa-apa. Harus terus. diingat terus ya sampai tua. Di akhir perbincangan, moderator membacakan kutipan dalam buku "Saya Sujiatmi Ibunda Jokowi", digambarkan sosok ibunda Presiden Jokowi sebagai perempuan pengajar kesederhanaan.

Tanamlah pikiran, Anda akan menuai tindakan
Tanamlah tindakan, Anda akan menuai kebiasaan
Tanamlah kebiasaan, Anda akan menuai karakter
Tanamlah karakter, Anda akan menuai takdir
(rhm)
Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi

Berita Terbaru