Polda Bali Bantu Bersihkan Material Banjir Bandang di Jembrana

Senin, 24 Desember 2018 : 01.00
Dirlantas Polda Bali Kombes Anak Agung Made Sudana turun langsung membersihkan material banjir sungai Biluk Poh Jembrana/bidhumas
JEMBRANA - Bersama kekuatan lainnya Polda Bali turut dalam evakuasi membersihkan material hujan deras yang mengguyur di Jembatan Sungai Biluk Poh Kabupaten Jembrana, Sabtu (22/12).

Akibatnya Sungai Biluk Poh yang menjadi perbatasan antara Desa Penyaringan dengan Kelurahan Tegalcangkring terjadi banjir bandang dan mengakibatkan akses jalan utama provinsi sempat terganggu.

Selain menggenangi rumah warga, volume air semakin tinggi dan meluap ke atas jembatan penghubung antar dua desa tersebut. Polisi menutup total jembatan yang juga sebagai jalur utama di Jalan Raya Denpasar - Gilimanuk karena air berlumpur itu mengalir deras dengan membawa material pohon yang tumbang.

Direktur Lalu Lintas Polda Bali, Kombes Pol. Anak Agung Made Sudana, turun ke lapangan meninjau lokasi bencana, Minggu (23/12/2018). Sudana memantau panjangnya antrian kendaraan dari arah Gilimanuk dan Denpasar, akibat jembatan tertutup material banjir.

Perwira lulusan Akpol tahun 1990 ini, turut memungut sampah kayu dan membersihkan lumpur tebal yang menutupi jembatan. Proses evakuasi juga melibatkan alat berat untuk mengangkat kayu berukuran besar.

Sudana ingin mengetahui langsung situasi dan kondisi di lapangan. Polri bersama TNI, BPBD Jembrana, Basarnas dan masyarakat bersinergi dan bahu membahu membersihkan sampah kayu diatas jembatan.

"Tujuannya, agar jembatan cepat bersih dan kembali dilalui seperti biasanya," tegas mantan Kapolres Tabanan ini. Sudana menjelaskan, meskipun jembatan sudah bersih dari sampah, pihaknya tidak akan langsung mengijinkan kendaraan besar boleh melintas.

"Kami bersama instansi terkait akan melakukan kajian, apakah jembatan tersebut masih layak atau tidak untuk dilintasi usai diterjang banjir bandang. Ini untuk keselamatan bersama," imbuhnya. Dilakukannya pengalihan arus sudah sejak malam. Kendaraan kecil dari arah Gilimanuk dan Denpasar dialihkan lewat Buleleng.

"Jembatan boleh digunakan apabila hasil pengecekan aman dan tidak ada yang berbahaya," sambungnya. Aksi Sudana sebagai salah satu implementasi dari gaya kepemimpinan Kapolda Bali, Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose yaitu down to earth (turun ke bawah). (rhm)
Loading...

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi