menu
search

Pertama di NTB, Gubernur Zulkieflimansyah Resmikan Depot Mini LPG di Sekotong

Jumat, 14 Desember 2018 : 06.09
Gubernur NTB Zulkieflimansyah meresmikan Depot Mini LPG di Sekotong/foto:istimewa
LOMBOK – Depot Mini LPG berlokasi di Desa Sekotong Barat, Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat resmi beroperasi setelah diresmika Gubernur NTB Dr.H. Zulkieflimansyah, Kamis 13 Desember 2018.

Peresmian dilakukan oleh Gubernur Zulkieflimansyah bersama PT Pertamina (Persero) setelah dilaksanakannya ground breaking 24 Oktober 2017.

Turut dalam penandatanganan Gandhi Sriwidodo sebagai Direktur Logistik Supply Chain dan Infrastruktur, didampingi para pejabat Pemda tingkat I NTB, Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga Ageng Giriyono dan Direktur Operasional PT Pertamina Patra Niaga Made Adi Putra.

Depot Mini LPG yang dibangun oleh PPN ini memiliki kapasitas 2 X 1500MT yang berada di atas lahan seluas 60.310M2 dengan kapasitas dermaga 3500DWT dan menjadi bagian dari salah satu program Pemerintah melalui PT Pertamina (Persero) untuk mendukung program konversi minyak tanah ke elpiji.

Supply Point untuk Depot Mini LPG tersebut didatangkan dari Kalbut Situbondo melalui kapal tanker LPG yang bersandar langsung di lokasi Depot Mini LPG untuk kemudian disimpan di Storage LPG Lombok dan di salurkan ke SPPBE dengan menggunakan Skid Tank Truck LPG berkapasitas 12MT.

"Pembangunan Depot Mini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan LPG di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan sekitarnya," ujar Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga Ageng Giriyono dalam sambutannya.

Selain itu, bisa mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Lombok khususnya dan ketahanan stock dari 3 hari menjadi 10 hari sehingga security of supply meningkat. "Kami mengharapkan doa dan dukungan dari semua pihak agar Depot LPG ini berjalan sesuai dengan tujuannya," sambung dia.

Diketahui, pembangunan Depot Mini LPG di Lombok Barat ini menjadi yang pertama di NTB. Terpilihnya Sekotong sebagai lokasi pembangunan karena dinilai kedalaman perairan dan ombak yang sesuai, sehingga kapal tanker pengangkut LPG dapat melakukan bongkar muat dengan aman.

“Sekotong kita pilih karena ideal bagi kapal untuk bersandar. Dengan posisi teluk yang menjorok ke dalam, gangguan angin terhadap kapal yang membawa LPG bisa teratasi,” jelas SVP Corporate Marketing Business PT Pertamina (Persero) Kusnendar.

Sehari sebelum acara peresmian, PT Pertamina Patra Niaga juga melakukan CSR berupa penyerahan santunan dan perlengkapan sekolah kepada 50 anak yatim dan dhuafa serta bantuan pembangunan mesjid yang berada disekitar area Depot LPG. (rhm)

Rekomendasi

Berita Terbaru

Lihat Semua