menu
search

Pentingnya Mempersiapkan Hari Tua dengan Pengelolaan Keuangan yang Sehat

Selasa, 18 Desember 2018 : 06.31
Founder Ngopi Pintar Agus Hely Setyanto memberikan presentasi tentang pengelolaan keuangan yang sehat dalam Media Gathering dan Ramah Tamah OJK Regional 8 Bali dan Nusa Tenggara di Puri Lumbung Cottages, Munduk, Buleleng
BULELENG - Menghadapi hari tua menjadi hal yang tidak perlu dirisaukan jika sejak dini telah mempersiapkan secara baik dengan perencanaan dan pengelolaan keuangan yang sehat.

Menurut Certified Finance Planner atau ahli perencana keuangan yang juga Founder Ngopi Pintar Agus Hely Styanto, mempersiapkan masa depan, penting dilakukan agar mereka yang berumur panjang bisa menikmati hari tua dengan baik.

Apalagi, hampir semua orang ingin berumur panjang. Namun apakah mereka juga sudah mempersiapkan diri dengan baik, ketika memasuki masa tua atau pensiun, ketika sudah tidak bisa produktif lagi.

"Tidak ada kata lain, harus mulai sekarang juga, untuk memulai mengelola keuangan yang sehat," ujar Agus didepan puluhan jurnalis dalam seminar financial planning di Media Gathering dan Ramah Tamah Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regiona 8 Bali dan Nusa Tenggara di Puri Lumbung Cottages, Munduk, Buleleng 17-18 Desember 2018.

Dia mencontohkan, untuk mulai mendispilinkan diri dengan menyisihkan pendapatan yang diperoleh, sebesar 10 persen, untuk disimpan dinvenstasikan buat diri sendiri. Banya produk simpanan hari tua atau investasi baik dari perbankan atau investasi reksadana dan saham lainnya.

Tak kalah pentingnya, dengan mengelola keuangan pribadi, sejak awal. Tidak ada standar pengelolaan keuangan yang baku, karena bergantung pada karakter dan individu masing-masing. Yang pasti, perencanaan keuangan yang sehat, harus dilakukan dengan membuat neraca yang memuat tentang aset, hutang dan kekayaan bersih untuk mengetahui indikator kesehatan keuangan.

Pendek kata, Agus menekankan, untuk mempersiapkan pensiun sebagai kebutuhan jangka panjang. Jika punya dana lebih bisa menanam saham tentunya ke perusahaan yang berkinerja baik dan powerfull.

"Efek menunda tidak mempersiapkan masa tua atau pensiun sejak dini, sangat besar dampaknya bagi kehidupan seseorang," imbuhnya. Dalam media gathering itu dihadiri Kepala OJK Regional 8 Bali dan Nusa Tenggara Elyanus Pangsoda dan para pejabat di lingkungan OJK Bali dan Nusa Tenggara.

Para jurnalis dan jajaran OJK juga berkesempatan melakukan tracking ke air terjun Red Coral di Munduk, dan kegiatan ramah tamah lainnya di kawasan yang cukup sejuk, berhawa dingin dengan landskap pemandangan perbukitan Munduk yang berada di bawah Danau Tamblingan di Kabupaten Buleleng. (rhm)

Rekomendasi

Berita Terbaru

Lihat Semua