Penghapusan STNK Mati Dua Tahun, Polres Karangasem Tunggu Arahan Pusat

Jumat, 14 Desember 2018 : 20.56
Kasatlantas Polres Karangasem AKP Ni Luh Putu Anne Parwisti
KARANGASEM - Polres Karangasem masih menunggu petunjuk dari pusat terkait rencana penghapusan data base terhadap kendaran bermotor yang tidak disamsat selama dua tahun sejak tanggal berlakunya STNK.

"Sampai saat ini kami masih menunggu petunjuk resmi dari Korlantas dan Ditlantas Polda Bali," ujar Kasat Lantas Polres Karangasem AKP NI Luh Putu Anne Parwisti baru-baru ini.

Berdasarkan Perkap No. 5 Tahun 2012 yang disebarkan bagian Kasubdit Regident menjelaskan, pada Pasal 1 ayat 17, Penghapusan Regident Ranmor adalah bentuk sanksi administratif bagi pemilik Ranmor yang tidak melakukan registrasi ulang atau memperpanjang masa berlaku STNK sekurang-kurangnya 2 (dua) tahun sejak masa berlaku STNK habis berdasarkan data Regident Ranmor pada Polri.

Pasal 110 ayat 1, Ranmor yang telah diregistrasi dapat dihapus dari daftar Regident Ranmor atas dasar pertam permintaan pemilik Ranmor kedua pertimbangan pejabat Regident Ranmor ketiga pertimbangan pejabat yang berwenang di bidang perizinan penyelenggaraan angkutan umum.

Kemudian, Pasal 114 ayat 1, Penghapusan Regident Ranmor sebagaimana dimaksud dalam Pasal 110 dilakukan dengan memberikan catatan atau tanda cap stempel “DIHAPUS” pada Kartu Induk dan Buku Register pada Regident Ranmor Kepemilikan dan Pengoperasian Ranmor, pada pangkalan data komputer, serta pada fisik BPKB dan STNK Ranmor yang dihapus.

Selanjutnya registrasi Ranmor yang sudah dinyatakan dihapus sebagaimana dimaksud pada ayat (1) tidak dapat diregistrasi kembali. Dengan adanya informasi tentang penghapusan registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor tersebut penerapannya sendiri saat ini masih dalam tahap sosialisasi kepada masyarakat.

"Ini baru sosialisasi, penerapannya belum," ujarnya. Anne menambahkan, kemungkinan itu akan diterapkan mulai Januari 2019. Saat ini, kepastian dari pusat tidak ada, jika nantinya informasi ini pasti sebagai pelaksana, pihaknya akan mensosialisasikan kepada masyarakat. (rhm)
Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi

Berita Terbaru