Peduli Uighur, Ratusan Masyarakat Bali Aksi Damai di Konjen Tiongkok

Senin, 24 Desember 2018 : 00.00
Aksi damai Aliansi Bela Uighur di Kantor Konsulat Jenderal Tiongkok, Denpasar Bali/istimewa
Denpasar -  Ratusan  massa dari Aliansi Bela Uyghur menggelatr aksi damai di depan Kantor Konsulat Jenderal Tiongkok Denpasar Bali.

Melihat banyaknya massa, Kantor  Konsulat  Jenderal Tiongkok di Jalan Tukad Badung, Renon, Denpasar dijaga ketat aparat kepolisian sejak pukul 16.00 wita pada Minggu (23/12/2018) sore.

Massa berkumpul dan menyuarakan aksi damai berhastag “saveuyghur”.

Aksi damai berbagai elemen masyarakat di Bali dilatarbelakangi tindakan kekerasan, diskirminasi, dan pelanggaran HAM yang diduga dilakukan oleh Negara yang berjuluk tirai bambu ini terhadap masyarakat Minoritas Uighur, Xinjiang, RRC.

"Aliansi Bela Uyghur mengecam dan mengutuk semua tindakan kekerasan dan diskriminatif  Pemerintah Tiongkok terhadap Etnis Muslim Uyghur," tegas Koordinator Aliansi Bela Uyghur Yusuf Santiaji,  .

Aliansi Bela Uyghur mengultimantum pemerintah RRC untuk segera menghentikan tindakan kekerasan, diskriminasi, dan pelanggaran ham berat terhadap ernis muslim Uiyghyr untuk memeluk serta menjalankan agamanya dengan tenang dan bebas,

Peristiwa yang dialami etnis muslim Uighur sangat mengerikan. Pemerintah Tiongkok telah melakukan tindakan yang bertentangan dengan Kemanusiaan dan Hak Asasi Manusia Internasional yang bersifat Universal sebagaimana diatur dalam deklarasi Human Rights Pada Tahun 1946 dan tindakan ini juga melanggar International Covenant On Social dan Political Right (ICCPR).

Zainal Abidin, Koordinator Advokasi Aliansi Bela Uyghur, meminta dengan hormat untuk Presiden Republik Indonesia Joko Widodo untuk turun langsung berperan dan bersikap pro aktif di dalam sidang PBB

“Kami meminta Presiden Joko Widodo untuk turun tangan mewakili Republik Indonesia untuk memberikan sikap resmi kenegaraan atas Tragedi Kemanusiaan ini. Selain itu kami mendukung usulan Jerman untuk mendesak PBB mengirim TIM Komisi HAM guna melakukan investigasi pelanggaran HAM yang dilakukan pemerintah Tiongkok” tutupnya dalam aksi yang berjalan tertib dan damai itu. (rhm)

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi

Berita Terbaru