Joged Bumbung Open House Hibur Wisatawan di Tanah Lot

Senin, 31 Desember 2018 : 10.49
Wisatawan wanita dari Australia ikut berjoget meramaikan acara Open House di tanah Lot
TABANAN - Menyambut tahun baru 2019, Manajemen Badan Operasional Daya Tarik Wisata (DTW) Tanah Lot, Tabanan, Bali, kembali menggelar Open House 2018 di depan Kantor Manajemen DTW Tanah Lot.

Open House yang digelar selama tiga hari mulai Minggu (30/12/2018) - Selasa (1/1/2019) ini, para tamu dari kalangan insan pariwisata dan wisatawan yang berkunjung di Tanah Lot dihibur joged bumbung

Humas DTW Tanah Lot Kadek Suarniti mengemukakan, acara ini digelar selain untuk merayakan pergantian tahun juga sebagai wujud syukur dan ucapan terima kasih manajemen DTW Tanah Lot kepada para insan pariwisata khususnya Travel agent, Tour Leader dan Sopir yang selama ini berjasa besar dalam meningkatkan kunjungan wisatawan ke Tanah Lot.

"Pemandu wisata guide, travel agen dan sopir pariwisata serta teman-teman wartawan memiliki kontribusi besar dalam mempromosikan DTW Tanah Lot selama ini sehingga tingkat kunjungan mencapai lebih dari tiga juta wisatawan," ujar Kadek Suarniti yang akrab dipanggil dengan nama Jero Niti ini di sela-sela acara Open House hari pertama, Minggu (30/12/2018) sore.

Menurut Jero Niti, target kunjungan wisatawan ke Tanah Lot sejumlah 3.011.013 orang wisatawan sudah tercapai pada bulan November lalu.

"Berdasarkan data yang masuk, sampai hari ini (Minggu, 30/12/2018, red) total jumlah kunjungan wisatawan ke Tanah Lot mencapai 3.326.971 orang," katanya sambil melihat catatan jumlah kunjungan wisatawan.

Meski target yang ditetapkan sudah tercapai, Kadek Suarniti mengakui total kunjungan wisatawan tersebut masih di bawah total kunjungan wisatawan tahun 2017 lalu yang mencapai 3.326.971 orang.

"Kekurangannya sekitar 176.844 orang wisatawan. Tahun 2018 tinggal sehari lagi. kami pesimis angka kunjungan wisatawan tahun 2017 tersebut bisa terkejar," katanya berterus-terang.

Berdasarkan data yang ada, Kadek Suarniti mengakui bila kunjungan wisatawan ke Tanah Lot sejak tahun 2016 cenderung mengalami penurunan meski pihaknya sudah maksimal melakukan berbagai hal. Baik itu peningkatan fasilitas dan infra struktur maupun hal-hal lainnya demi keamanan dan
kenyamanan wisatawan di Tanah Lot.

"Penurunan jumlah wisatawan yang berkunjung ke Tanah Lot banyak faktor yang mempengaruhi. Kami menduga penyebab faktor eksternal yang lebih berpengaruh. Tahun lalu faktor eksternal erupsi Gunung Agung dan penutupan bandara. Tahun ini, bencana alam, cuaca ekstrem dan kasus wisatawan Tiongkok juga berpengaruh terhadap penurunan wisatawan," duganya.

Sementara itu, di arena Open House yang khusus disediakan untuk joged bumbung sejumlah wisatawan dan pengunjung Open House mencoba turun ke arena untuk berjoged. Yang ikut berjoged tidak hanya kaum laki-laki saja, tapi banyak juga kaum wanita. Bahkan anak-anak juga terlihat ada yang ikut berjoged. (gus)
Loading...

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi