Jelang Akhir 2018, Bandara Ngurah Rai Layani 5,6 Juta Wisman

Senin, 17 Desember 2018 : 16.47
BADUNG - Selama bulan Januari hingga November tahun 2018 Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai telah melayani 5.621.756 wisatawan mancanegara. Jumlah itu meningkat dibanding dengan periode yang sama pada tahun 2017, di mana tercatat wisatawan mancanegara yang masuk Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai sebanyak 5.238.919 orang.

Dengan demikian, adanya pertumbuhan wisatawan mancanegara sebesar 382.837 wistawan, terdapat kenaikan sebesar 7,31% dibanding periode sama tahun lalu. Dari data dilansir pihak Angaksa Pura I Kantor Cabang Bandara Ngurah Rai, wisatawan China masih mendominasi atau yang menduduki peringkat pertama dibandingkan wisman asal negara lainnya.

Dominasi wisman China juga sama dengan pencatatan di bulan – bulan pada 2018 sebagai negara dengan penyumbang wisatawan paling banyak di Bali, dengan jumlah sebanyak 1.297.669 wisatawan hingga November tahun 2018.

Meskipun ada penurunan kunjungan wisatawan asal China sebesar 39,90 % dibanding kunjungan di bulan Oktober, namun wisatawan China masih berada di peringkat pertama dengan presentase 23,08% secara akumulasi hingga tahun 2018.

Pada peringkat berikutnya, diduduki Australia dan India yang masih menepati urutan dua dan tiga penyumbang wisatawan ditahun 2018, dengan jumlah masing – masing sebanyak 1.080.718 dan 322.327 wisatawan.

“Ada kenaikan wisatawan sebesar 7,31% pada tahun ini dibanding tahun lalu. Turis asal China masih mendominasi, disusul oleh Australia dan India,” papar General Manager Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Yanus Suprayogi, dalam keterangan tertulisnya, Senin (17/12/2018).

Jika dilihat angka wisatawan dari 10 besar negara penyumbang pelancong mancanegara di Bali pada November tahun ini tercatat mengalami kenaikan. Adapun total kenaikan jumlah wisatawan di bulan November 2018 dibanding November tahun lalu adalah sebesar 17,35%, atau sejumlah 61.467 wisatawan.

Dari 10 besar negara penyumbang pelancong wisatawan hanya satu negara yang mengalami penurunan jumlah wisatawan yaitu China sebesar 10,29% jika dibandingkan November tahun lalu.

Negara yang memiliki jumlah kenaikan terbesar dialami oleh Japan, dengan kenaikan sebesar 42,12%, atau sebenyak 5.848 wisatawan pada November tahun ini jika dibandingkan dengan pencatatan November tahun 2017.

Kemudian, Amerika Serikat dan India yang menepati urutan kedua dan ketiga. Wisatawan asal Amerika Serikat mengalami kenaikan sebesar 40,87% atau sebanyak 5.393 jiwa, dan disusul wisatawan asal India mengalami kenaikan sebesar 39,49% atau sebanyak 8.217 jiwa dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Pada tahun 2019, sambung Yanus, pihaknya menargetkan wisatawan Eropa akan lebih banyak datang ke Bali untuk memperoleh nilai tambah atas kualitas wisatawan.

Dengan dibukanya rute penerbangan Moskow – Denpasar yang dilayani sebanyak tiga kali dalam seminggu, dapat menambah kedatangan wisatawan eropa untuk datang ke Bali. Dikatakan, jika melihat dari angka wisatawan dari 10 besar negara terdapat tiga negara yang sudah masuk 10 besar yaitu United Kingdom, France, dan Germany. (rhm)
Loading...

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi