Harga dan Stok Beras Aman, Bali Tak Perlu Operasi Pasar

Kamis, 06 Desember 2018 : 00.30
Staf Ahli Bidang Perdagangan Jasa Kemendag Lasminingsih saat meninjau gudang Bulog Bali di Sempidi, Badumg
DENPASAR - Ketersediaan dan harga beras menjelang datangnya Hari Natal dan Tahun Baru 2019 di pasaran masih aman sehingga tidak perlu dilakukan operasi pasar di Bali. Sampai saat ini, para pedagang di pasar-pasar tradisional seperti Pasar Kreneng dan Pasar Badung, masih menjual beras medium dengan harga per 1 Kilogram, sebesar Rp9.600.

Harga ini, meski lebih tinggi dari acuan harga di Bali sebesar Rp9.450 sehingga ada selisih Rp150 dinilai masih dalam batas kewajaran.

Selain harga yang masih terkendali, juga suplai beras medium yang cukup lancar dari Kabupaten Tabanan sebagai lumbung pangannya Bali, juga dari daerah sekitarnya seperti Banyuwangi, Jawa Timur.

"Sekarang saya berada di gudang Bulog, saya harus memastikan kondisi sebenarnya, bukan hanya dalam catatan. saat ini ada 13 ribu ton beras di Bali," sebut Staf Ahli Bidang Perdagangan Jasa Kemendag Lasminingsih didampingi Kepala Bidang Pengadaan Operasional Pelayanan Publik Bulog Divre Bali Made, Rabu 5 Desember 2018.

Dengan ketersediaan stok sebesar itu, Lasmini menegaskan, dalam jangka waktu tiga bulan ke depan, Bali dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan pokok masyarakat ini.

Dikatakannya, secara umum Bali cukup bagus dalam mengantisipasi segala kebutuhan pokok masyarakat seperti beras, maupun lainnya seperti gula hingga ayam potong sebagaimana dilihatnya sendiri di pasar-pasar.

Dengan ketersediaan beras yang tercukupi baik didukung oleh pasar dan pemerintah sehingga tidak perlu dilakukan adanya operasi pasar (OP). Operasi pasar dilakukan jika kondisi ketersediaan atau stok beras tidak mampu mengimbangi lonjakan permintaan serta harga yang melambung.

"Operasi pasar tidak perlu dilakukan, sebab Bulog sudah secara rutin mendistribusikan beras medium yang sangat membantu dalam pemenuhan kebutuhan masyarakat, yang saat ini tidak ada lonjakan," imbuhnya. (rhm)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi