Diharapkan Jadi Kalender Tahunan, GloBali Festival Unggulan Pariwisata Gianyar

Selasa, 11 Desember 2018 : 10.00
Pembukaan GloBali Festival di Taman Nusa Gianyar Bali
Gianyar- Ajang GloBali Festival yang digelar di obyek wisata Taman Nusa diharapkan bisa menjadi agenda tahunan sehingga bisa menjadi salah satu unggulan pariwisata di Kabupaten Gianyar Bali.

Tenaga Ahli Kebudayaan Kementerian Pariwisata RI Taufik Rahzen menyampaikan pentingnya kegiatan GloBali Festival yang sudah berlangsung beberapa kali di mana Taman Nusa menjadi tuan rumah.

"Kita harapkan, GloBali Festival ini menjadi unggulan pariwisata Gianyar untuk Indonsia," tegasnya saat memberi sambutan pada pembukaan GloBali Festival di Taman Nusa, Gianyar, Senin 10 Desember 2018.

Turut hadir dalam pembukaan festival pendiri dan pemilik Taman Nusa, Santoso, GM Taman Nusa I Nyoman Murjana dan Kadis Pariwisata Gianyar A.A. Bagus Ari Brahmanta serta para pejabat dan tamu undangan lainnya.

Kata Taufik, pihaknya telah mengusulkan, agar ajang ini bisa menjadi kalender event tahunan. Tahun depan, diusulkan sebagai program yang menjadi ikon atau unggulan Gianyar.

Sebelummya, dukungan kegiatan kebudayaan ini diberikan oleh mantan Bupati Gianyar AA Beratha yang juga telah menjadi Ketua Jaringan Pusaka Nusantara. Bahkan, Gianyar telah ditetapkan sebagai Kota Pusaka sehingga menjadi pusat kajian penelitian benda-benda peninggalan leluhur seperti pusaka.

Taufik menjelaskan, gagasan lahirnya Festival GloBali digelar sejak tahun 2007, saat berlangsung Pertemuan Panel Dunia untuk Perubahan Iklim, yang dihadiri oleh Sekretaris Jendral PBB Ban Ki Moon, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan dan para kepala negara.

Saat itu, acara digelar di pelataran Garuda Wisnu Kencana GWK, yang menjadi momentum menyelenggarakan kegiatan berikutnya. Pada saat penyelenggaraan World Cultural Forum 2013, GloBali Festival juga diselenggarakan menyemarakkan pertemuan dunia ini.

DIa melanjutkan, sejak tahun 2017, memperingati Seabad Pariwisata Bali, GloBali Festival diselenggarakan di Taman Nusa Gianyar, yang kemudian menjadi rumah tetapnya dan kini diselenggarakan setiap tahun. Berdasarkan warisan budaya atau GloBali Tourism Observatory

Tema diangkat mengacu persoalan dan tantangan utama, dengan menghimpun kekuatan bersama melalui ekspresi kreatif. Berupa serangkaian upacara dan pertunjukan, yang berlangsung selama tiga hari, di berbagai venue di Taman Nusa pada 10 -12 Desember 2018.

Adapun Tema utama 2018, Resuraction atau Kebangkitan Kembali. Setelah melewati waktu sulit dalam setahun terakhir,  melalui berbagai bencana alam di berbagai tempat tanah air, saatnya membangun daya kreatif untuk bangkit kembali.

Diketahui, GloBali Festival ini merupakan kegiatan yang terintegrasi dan reflektif bertujuan menghadapi masa depan dengan melihat persoalan utama yang dihadapi saat ini.

Ajang ini mendapat dukungan penuh Kementerian Pariwisata RI, bekerjasama dengan GloBali Cultural & Tourism Observatory dan Pancer Langit Bali. (rhm)

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi

Berita Terbaru