Dana Desa Triliunan Rupiah, Presiden Jokowi Sebut Bermanfaat Jangka Panjang

Senin, 03 Desember 2018 : 08.15
Presiden Jokowi/foto biro pers setpres
BOGOR - Presiden Joko Widodo menjelaskan manfaat program dana desa yang dilakukan pemerintah itu tidak bisa dinikmati dalam waktu singkat namun jangka panjang.

"Sejak program dana desa diluncurkan pemerintah pada 2015 lalu, sejumlah infrastruktur telah dibangun pemerintah." jelas Jokowi saat sosialisasi prioritas penggunaan dana desa tahun 2019 di Desa Watesjaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, pada Minggu, 2 Desember 2018.

Dijelaskan, "manfaat dana desa baru akan dirasakan manfaatnya mungkin tidak tahun ini, tetapi ke depan kita akan mendapatkan manfaat besar dari pembangunan-pembangunan ini. Kita harus meyakini itu," ujarnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa dana desa yang dikucurkan pemerintah ini berbeda dengan bantuan langsung sehingga manfaatnya pun tidak bisa dirasakan secara serta merta. "Jangan penginnya instan, mana Pak manfaatnya? Ya kalau seperti itu paling mudah, bagi saja uang bantuan langsung. Masyarakat senang tapi dampak ekonomi ke depannya tidak bisa," ungkapnya.

Di hadapan para perangkat desa yang hadir, Kepala Negara menjelaskan bahwa dengan membangun infrastruktur ini sesungguhnya pemerintah tengah membangun fondasi negara. "Kemudian nanti tahapan besar kedua itu membangun sumber daya manusia. Itu juga membangun fondasi, enggak bisa langsung dirasakan mendadak saat ini," lanjutnya.

Sebagai sebuah negara besar, Presiden memandang tanpa pembangunan seperti itu Indonesia akan menjadi rapuh. Sebagai perbandingan, dalam pembangunan jalan, Presiden mengatakan sejak jalan tol Jagorawi dibangun pada tahun 1978, Indonesia baru membangun jalan sepanjang 780 kilometer.

"Seribu saja tidak ada. Saat yang sama, ini saya bandingkan dengan Tiongkok, membangun sudah sekarang ini 280.000 kilometer. Karena berani sakit dulu, berani pahit dulu," tuturnya. (rhm)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi